Hukum Ramadhan: 6 Golongan yang Tak Wajib Berpuasa Menurut Buya Yahya

Buya Yahya jelaskan Hukum Ramadhan tentang 6 golongan yang tidak diwajibkan berpuasa karena mendapat keringanan dari Allah Ta'ala.

Hukum Ramadhan: 6 Golongan yang Tak Wajib Berpuasa Menurut Buya Yahya
Hukum Ramadhan seputar 6 golongan yang tak wajib berpuasa dijelaskan Buya Yahya.

INILAHKORAN, Bandung- Buya Yahya menjelaskan Hukum Ramadhan seputar golongan-golongan yang tak wajib berpuasa.

Hukum Ramadhan terkait mereka yang tak diwajibkan berpuasa, dijelaskan Buya Yahya di kanal Youtube Al Bahjah TV.

Berikut ini, Hukum Ramadhan tentang 6 golongan yang tak wajib berpuasa menurut penjelasan Buya Yahya.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Antara Doa dan Pemberian Allah

1. Anak Kecil

Tidak wajib berpuasa bagi anak kecil yang masih belum baligh karena dianggap belum mampu.

Tapi bagi orang tua yang mempuanyai anak umur 7 tahun, Buya menyarankan untuk mulai mengajari anak tersebut berpuasa untuk latihan.

"Kalau sudah 7 tahun tapi dibiarkan saja karena tidak wajib, itu dosa orang tua," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Allah Takkan Pernah Terlambat Menolong Kita

Ada istilah puasa beduk untuk anak kecil, yaitu berbuka di waktu-waktu adzan lain selain magrib.

Tujuannya untuk melatih saja jadi diperbolehkan puasa sesuai kemampuan anak tersebut.

2. Orang gila

Orang gila tidak wajib puasa dan tidak dosa.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Agar Bisnis Menjadi Ibadah

3. Sakit

Kondisi seseorang yang sedang sakit diizinkan oleh Islam tidak berpuasa karena kondisi badannya tidak fit.

Tapi tentu tidak semua jenis sakit diperbolehkan tidak berpuasa tapi ada kriteria sakit khusus.

"Orang dengan penyakit yang berat, nah itu tidak diwajibkan puasa Ramadhan," lanjutnya

4.Orang tua lemah fisik

Tidak penting umur berapa, tapi jika sudah tua dan lemah fisiknya karena sering sakit-sakitan, maka diperbolehkan tidak puasa. Haram memaksakan kakek nenek kita untuk berpuasa.

Baca Juga: Kultum Ramadhan: Orang yang Tak Dapat Syafaat Rasulullah, Penjelasan Habib Ubaidillah Al Habsyi

Apalagi orang tua kebanyakan memaksakan puasa karena merasa ajalnya sudah dekat jadi memperbanyak ibadah, padahal tidak demikian.

5. Perempuan Haid, nifas, dan hamil

Ketiga kodrat perempuan yaitu hamil, haid, dan nifas tidak diwajibkan berpuasa oleh Allah SWT. Perempuan yang sedang menyusui pun ada yang mengatakan boleh tidak puasa.

Baca Juga: Sebelum Ramadhan Tiba, Ini yang Harus Dipersiapkan Umat Muslim

6. Bepergian

Contoh orang yang diperbolehkan tidak puasa adalah nelayan ditengah laut yang berlayar melebihi jarak 80 km atau orang bepergian lainnya yang melebih batas maksimal jarak tersebut.

Di tengah perjalanan boleh berbuka puasa, tapi tetap menjadi hutang puasa yang harus diganti dilain waktu.

Baca Juga: Jumlah Pahala Jika Kamu Bersedekah Bulan Ramadhan, Ustadz Handy Bonny: Harus Dipaksakan

Maka janganlah seseorang mempunyai keyakinan wajib puasa yang melanggar, itu termasuk orang-orang yang fasik.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran