Naudzubillah, Inilah Ciri-ciri Penyakit Dunia! Kultum Ramadhan Aa Gym
Simak Kultum Ramadhan dari KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym terkait ciri-ciri penyakit cinta dunia. Asyik dibaca sambil ngabuburit:
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menyampaikan Kultum Ramadhan tentang ciri-ciri penyakit cinta dunia.
Dalam Kultum Ramadhan kali ini, Aa Gym mengajak siapapun untuk lebih paham tentang dahsyatnya bahaya dari penyakit cinta dunia.
Maka, sambil menunggu waktu berbuka puasa, mari simak Kultum Ramadhan Aa Gym tentang ciri-ciri penyakit cinta dunia:
Baca Juga: Kultum Ramadhan: 5 Faedah Dahsyat Sedekah Menurut Penjelasan Aa Gym
Saudaraku, ciri-ciri penyakit cinta dunia di antaranya yang pertama, dilanda kebinggungan yang tiada ujung.
Ia sibuk memikirkan makhluk atau ciptaan, sedangkan ia lupa kepada Dzat Yang Maha Pencipta, sehingga bingunglah ia. Ia bingung mengurus anak, bingung mengurus rumahtangga, bingung mengurus kerjaan.
Baru bangun tidur pagi-pagi sudah bingung memikirkan hal-hal itu. Padahal jika yang ia pikirkan adalah Allah, kemudian ia berdoa di pagi hari, maka akan tenanglah hatinya.
Kedua, diperbudak kesibukan. Ada orang yang andaipun jatah waktunya ditambah dari 24 jam menjadi 36 jam, tetap saja sibuk seperti tak pernah reda. Mau tilawah Al Quran seperti tak ada waktu.
Baca Juga: Kultum Ramadhan: 10 Alarm Penting Saat Jalankan Ibadah Puasa Menurut Aa Gym
Sholat juga ditunda-tunda, kalaupun terlaksana akan kilat terburu-buru. Sedangkan pekerjaannya seperti tak beres-beres. Mengapa? Karena ia tidak diberi petunjuk oleh Allah Swt.
Nabi Muhammad Saw. adalah orang yang sangat sibuk, banyak sekali urusan-urusan besar yang harus beliau kerjakan. Namun, semuanya beres dan beliau tetap dalam keadaan tenang menunaikan ibadah secara khusyu dan tumaninah.
Kuncinya adalah petunjuk Allah yang membuat setiap gerakan dan ucapan menjadi sangat efektif. Maka, kita perlu senantiasa mendahulukan Allah di atas segala-galanya agar kita dibimbing oleh-Nya.
Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Ingatlah! Allah yang Maha Menghitung Amalan Kita
Ketiga, kebutuhan yang tiada pernah tercukupi. Ada orang yang punya uang berapapun, sebanyak apapun, tetap saja kurang.
Punya kambing 99 ekor, tetap gelisah memikirkan kambing tetangga yang satu ekor karena ingin punya 100 ekor. Begitu seterusnya.
Padahal Allah Swt. berfirman, “..Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq [65] : 3)
Maka, kebutuhan kita terpenuhi bukan karena kita kaya raya, bukan karena kita banyak uang sehingga bisa membeli apa saja, namun karena Allah-lah yang mencukupi kita. Kuncinya bukanlah pada banyaknya harta, tapi pada tawakal kita kepada Allah Swt.
Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Ingatlah! Allah yang Maha Menghitung Amalan Kita
Keempat, panjang angan-angan, terus-menerus memikirkan apa yang tidak ada.
Orang yang cinta dunia juga tidak pernah merasa puas atas apa yang dimilikinya.
Baru saja punya mobil baru, sudah memikirkan model apa lagi yang akan keluar dan ingin membelinya.
Padahal mobil yang baru dibeli juga baru dimulai cicilannya. Akhirnya, orang yang demikian menjadi jauh dari sikap syukur, yang terjadi malah terjerumus pada sikap kufur.
Demikianlah saudaraku, empat ciri dari penyakit cinta dunia.
Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Ingatlah! Allah yang Maha Menghitung Amalan Kita
Bukan tidak boleh kita menguasai hal-hal yang duniawi, karena Allah menyediakan dunia seisinya adalah untuk kita kelola.
Akan tetapi yang tidak boleh adalah jika duniawi ini membuat kita lupa pada Allah Swt, Dzat Yang Maha Kuasa yang telah menitipkannya kepada kita.
Apa saja yang kita miliki adalah sarana untuk semakin mengenal dan mendekatkan diri kita kepada Allah Swt. Semoga kita jauh dari penyakit cinta dunia.***
Editor : inilahkoran


