Hukum Ramadhan: Buya Yahya Jelaskan Cara Mengganti Puasa yang Lupa Jumlah Harinya
Ada beberapa hal yang menyebabkan kita tidak wajib berpuasa ketika Ramadhan. Bisa karena sakit atau halangan yang membuat lemah fisik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ada beberapa hal yang menyebabkan kita tidak wajib berpuasa ketika Ramadhan.
Bisa karena sakit atau halangan yang membuat lemah fisik, itu diperbolehkan berbuka puasa.
Tapi tetap hukum berpuasa Ramadhan adalah wajib dan hutang atau qodonya harus diganti.
Buya Yahya menjelaskan cara mengganti puasa Ramadhan yang lupa di hari atau bulan setelah Ramadhan.
Baca Juga: Habis Diperiksa Penyidik KPK, Pejabat Kabupaten Bogor Ini Malah Bersyukur, Alhamdulillah Katanya
“Wajib mengganti dan hukumnya haram jika ditinggalkan,” jelas Buya Yahya.
Cara menggantinya apabila lupa, catat secara garis besar atau gambaran umumnya saja dilihat dari hari pertama batal puasa.
Setelah itu lanjut diganti di hari lain bisa sambil puasa daud atau senin dan kamis.
“Tidak boleh dipaksakan apabila tidak sanggup langsung diganti,” lanjutnya.
Baca Juga: Desa Jadi Fokus Perhatian Peningkatan Kesejahteraan, Pemprov Jabar Berdayakan BUMDes
Hukum Ramadhan mengganti puasa adalah wajib dan jika tidak diganti, harus ada fidyah yang dibayarkan.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


