Pengertian Hilal dan Cara Melihatnya, Ustadz Adi Hidayat: Dinamakan Ijtima!

Ustadz Adi hidayat menjelaskan terkait cara melihat hilal. dengan dilihatnya hilal makan menunjukan telah masuknya kepada bulan baru

Pengertian Hilal dan Cara Melihatnya, Ustadz Adi Hidayat: Dinamakan Ijtima!
Ilustrasi/ Ustadz Adi Hidayat menyampaikan terkait tata cara melihat hilal untuk menentukan awal bulan

INILAHKORAN, Bandung- Tepat pada akhir minggu ini, pemerintah akan menetapkan bulan pertama masuk awal Ramadhan untuk mulai berpuasa.

Dilihat melalui hilal atau perhitungan genap 30 hari bulan Sya’ban, semua umat muslim dinyatakan harus berpuasa.

Namun sebenarnya apa itu pengertian hilal? Dan bagaimana cara melihatnya?

Baca Juga: Resmikan Ruang Curhat Curug Tilu, Yana Mulyana: Badan Lelah...

Ustadz Adi Hidayat dalam Youtube Khazanah Ilmu menjelaskan pengertian hilal adalah pergantian bulan satu ke bulan lainnya.

“Dinamakan dengan Ijtima, atau perkumpulan bulan, bumi, dan matahari,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Setiap tanggal 29 atau 30 di bulan hijriyah, bulan, matahari, dan bumi berada sejajar di garis utama. Biasa disebut titik nol.

Baca Juga: Big Hit Music Ungkap pembaruan Tindakan Hukum untuk Melindungi Artisnya BTS

Nah ketika sudah sejajar, artinya akan ada pergantian bulan. Maka hal tersebut disebut hilal.

“Cara melihatnya bisa menggunakan stetoskop atau alat lain yang sudah canggih,” lanjutnya.

Apabila sudah terlihat hilal tersebut, maka sah dikatakan awal bulan dan umat muslim berpuas Ramadhan.

Baca Juga: Aktor Bruce Willis Alami Gangguan Afasia, Ternyata Begini Ciri-ciri Penyakitnya

Hilal pun bisa dilihat kembali pada akhir bulan Ramadhan, untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran