Hukum Ramadhan, Memasang Infus Saat Puasa, Ustadz Abdul Somad: Mengandung Cairan Makanan
Ustadz Abdul Somad menerangkan hukum memasang infus saat puasa Ramadhan. bagai mana hukumnya? berikut penjelasan terkait pertanyaan tersebut
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Puasa Ramadhan menahan diri dari lapar dan haus. Maka keadaan tubuh pasti kurang memiliki tenaga.
Ada sebagian orang yang ingin tetap fit saat berpuasa dengan memasak infus di tubuhnya saat Puasa Ramadhan.
Lalu bagaimana hukum Ramadhan memasang infus saat puasa, apakah sah?
Ustadz Adbul Somad dalam Youtube Abdul Somad Official menjelaskan hukum infus adalah haram dan membatalkan puasa.
Imam Al-Qardhawi mengatakan ada 30 macam bab tentang puasa, salah satunya mengenai hukum Ramadhan memasang infus tersebut.
“Tidak hanya cairan saja, tapi ada makanan juga di dalamnya,” jelas Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Usai Fadli Zon, Ridwan Kamil Juga Minta Peningkatan Tipologi Polres Bogor
Meskipun infus tidak masuk dalam 5 lubang yang diharamkan saat puasa, tapi karena mengandung makanan itu tadi yang menjadikannya haram.
Maka puasanya tidak sah dan harus segera diganti atau qodo di hari lain diluar bulan Ramadhan.
“Suntik saja tak batal, tapi infus bagian dari cara masuknya makanan dalam tubuh,” lanjutnya.
Berpuasa memang pasti lemas karena kondisi tubuh tidak menghasilkan tenaga dari makanan.
Tapi tetap hukum Ramadhan memasang infus saat puasa adalah batal. Justru dalam kondisi badan lemas tersebut Allah siapkan pahala besarNya.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


