Hukum Ramadhan, Bekam Saat Puasa Apakah Batal? Ustadz Khalid Basalamah: Rasulullah SAW juga Melakukannya
Bagaimana hukum melakukan bekam saat melakukan puasa Ramadhan? Begini penjelasan Ustadz Khalid Basalamah, simak!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Bekam merupakan salah satu pengobatan alternatif kuno yang masih digunakan sampai dengan saat ini. Bagaimana hukumnya jika dilakukan saat puasa Ramadhan?
Namun ditengah bulan suci Ramadhan seperti ini, bagaimana hukum bekam saat puasa?
Rasulullah SAW sendiri dalam satu hadist dikatakan bahwa beliau melakukan bekam saat bulan Ramadhan.
Baca Juga: Haflah Mubarokah, Tingkatkan Keterampilan Siswa SMP Daarut Tauhiid Boarding School
Maka jelas juga hukum Ramadhan bekam saat puasa adalah boleh, kata Ustadz Khalid Basalamah.
Dalam Youtube Khalid Basalamah Official mengatakn bahwa bekam malah sangat dianjurkan ketika berpuasa.
“Karena kondisi tubuh tidak dimasuki makanan dan minuman, steril atau bersih darahnya,” jelas Ustadz Khalid Basalamah.
Baca Juga: Sudah Dibacok, Warga Ciburuy Ini Tertahan di Rumah Sakit Lantaran Gak Punya Uang
Bekam juga berfungsi mengeluarkan darah-darah kotor yang dihasilkan dari makanan yang diserap tubuh. Apalagi Rasul juga melakukannya.
Memang awalnya hukum Ramadhan bekam saat puasa itu membatalkan puasa. Tapi setelah seorang sahabat melihat Rasul bekam saat puasa, hukumnya jadi boleh.
”Manfaatnya untuk kesehatan dan tidak melanggar syariat,” lanjutnya.
Baca Juga: Drama 'The World of The Married' Akan Diremake Versi Indonesia, Tatjana Saphira Jadi Pelakornya
Bekam saat puasa dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Karena sama sekali tidak menggangu jalannya puasa.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


