Haflah Mubarokah, Tingkatkan Keterampilan Siswa SMP Daarut Tauhiid Boarding School

Kegiatan Haflah Mubarakoh di SMP Daarut Tauhid Boarding School diyakini dapat meningkatkan keterampilan para siswa dan siswi

Haflah Mubarokah, Tingkatkan Keterampilan Siswa SMP Daarut Tauhiid Boarding School
Kegiatan Haflah Mubarokah di SMP Daarut Tauhid Boarding School diharapkan bisa meningkatkan keterampilan para siswa.

INILAHKORAN, Ngamprah - SMP Daarut Tauhiid Boarding School melaksanakan agenda pementasan sebagai rangkaian dari ujian praktik, khususnya dalam mata pelajaran Seni Budaya, dan 4 Bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab) yang dikemas dalam rangkaian Haflah Mubarokah.

Kepala Sekolah SMP Daarut Tauhiid Boarding School, Duden Aminudin mengatakan, agenda pementasan ini dilaksanakan setiap tahun untuk memfasilitasi siswa kelas IX dalam mengikuti ujian praktik.

"Rangkaian kegiatan Haflah Mubarokah diawali dengan menampilkan kreasi seni ragam Indonesia, pertunjukan kreasi ekstrakurikuler dan penampilan drama tentang Sunan Gunung Jati sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa," katanya.

Baca Juga: Sudah Dibacok, Warga Ciburuy Ini Tertahan di Rumah Sakit Lantaran Gak Punya Uang

Menurutnya, penyelenggaraan ujian praktik melalui rangkaian Haflah Mubarokah ini memberikan banyak manfaat.

“Penyelenggaraan Haflah Mubarokah ini bagus dan mampu meningkatkan keterampilan siswa," tuturnya

Tidak hanya kemampuan berimajinasi, sambung dia, melainkan juga mengontrol sikap dan mengendalikan emosi serta secara khusus memperdalam kisah Sunan Gunung Jati untuk diambil keteladanannya.

Baca Juga: DPRD Dorong Prioritaskan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal di Tiap Kecamatan

Lebih lanjut ia menerangkan, kegiatan tersebut bukan hanya ajang penuntasan ujian menjelang wisuda, tetapi merupakan puncak aktualisasi nilai-nilai karakter yang sudah dibangun diantaranya kegigihan, kejujuran, keberanian serta kedisiplinan baik dalam berlatih maupun saat tampil.

“Melalui rangkaian persiapan dan waktu pementasan, siswa dilatih untuk menumbuhkan pola pikir yang inovatif dan kritis dalam menciptakan sebuah karya,” tandasnya. *** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran