Amalan Ramadhan, Cara Ajarkan Anak Puasa, Ustadz Adi Hidayat: Jangan Paksa Full
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan tentang amalan dalam mengajarkan anak-anak berpuasa Ramadhan, termasuk amalan baik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ketika bulan suci Ramadhan anak-anak usia belum baligh tidak diwajibkan untuk berpuasa.
Usia ideal anak untuk wajib puasa berada pada usia balighnya. Namun, supaya setelah baligh anak sudah terbiasa dengan puasa, maka harus dilatih dari sebelum baligh.
Mengajarkan anak cara berpuasa di bulan Ramadhan, termasuk amalan baik bagi para orang tua.
Baca Juga: 4 Hadist Tentang Amalan Ramadhan Bisa Hapuskan Dosa
Maka Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa usia ideal anak untuk diajarkan berpuasa berada di usia 5-8 tahun.
“Ajarkan saat mulai masuk TK, tapi jangan dipaksa full sampai magrib,” jelas Ustadz Adi Hidayat dikutip dari Youtube Adi Hidayat Official.
Tanda baligh seorang laki-laki dan perempuan itu berbeda-beda. Perempuan ditandai dengan haid dan laki-laki mimpi basah.
Baca Juga: Doa Orang Berpuasa Cepat Dikabulkan di Waktu Ini, Berikut Penjelasan Hadistnya
Tapi tetap tidak ada perbedaan cara mengajarkan puasa pada anak laki-laki maupun perempuan.
Saat menjalani amalan Ramadhan ajarkan anak puasa, Tidak boleh ada paksaan untuk anak sampai magrib. Bahkan menurut Ustadz Adi jika dipaksakan itu bisa dosa orang tuanya.
“Laa yukallifullahu naf’an illa wus’aha, Allah saja tidak memaksakan,” lanjutnya.
Baca Juga: Hadist Waktu Mustajab di Hari Jumat, Jangan Sampai Terlewatkan!
Usia baligh biasanya terjadi di usia 13-14 tahun tergantung hormon dari anak tersebut.
Jika dibiasakan berpuasa, metabolisme tubuh setiap harinya akan meningkat. Maka anak yang awalnya sanggup sampai dzuhur berpuasa, besoknya bisa sampai ashar.
Amalan Ramadhan ajarkan anak berpuasa berada pada didikan orang tua yang sabar mengajarkannya, semakin cepat dikenali dengan puasa akan semakin baik.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


