Amalan Ramadhan, Keutamaan Dzikir kepada Allah SWT, Ustadz Hanan Attaki: Diibaratkan Jadi 2 Bagian
Menurut Ustadz Hanan Attaki, penentuan hidup atau mati seorang manusia terdapat pada seberapa seringnya ia dizikir kepada Allah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Kata Rasulullah SAW keutamaan dari dzikir bisa membuat orang menjadi cerdas pikiran dan lembut hatinya.
Itu biasa disebut dalam Islam dengan istilah ulul albab. dzikir juga bisa menjadi bagian dari amalan Ramadhan yang sangat bisa dirasakan manfaatnya secara langsung.
Menurut Ustadz Hanan Attaki, penentuan hidup atau mati seorang manusia terdapat pada seberapa seringnya ia dizikir kepada Allah.
Keutamaan amalan Ramadhan dzikir ini dijelaskan dalam Youtube Hanan Attaki bahwa manusia diibaratkan menjadi 2 bagian dalam konteks dzikrullah.
“Yang berdzikir adalah yang hidup, sebaliknya, jika tidak berdzikir sama dengan mati,” jelas Ustdz Hanan Attaki.
Pikiran atau hati yang tidak mengingat Allah, itu diibaratkan seperti jasad tanpa nyawa. Saking utamanya amalan Ramadhan dzikir tersebut.
Baca Juga: Status Pekerjaan Sebagai Hubungan Kemitraan Berhak Dapat THR Gak ya? Simak Penjelasanya
Jasad tanpa nyawa bisa disebut sebagai mayyit. Ia hanya tampak secara dzohir saja tapi segala tubuhnya tidak berfungsi.
“Itu termasuk orang-orang yang tidak berharga di hadapan Allah,” lanjutnya.
Maka ia mengajak untuk mengisi waktu puasa dengan mengerjakan amalan Ramadhan. Berdzikir terus menerus kepada Allah.
Keutamaan dzikir selain dianggap sebagai ulul albab, juga dianggap sebagai hamba Allah yang beriman dan bertaqwa.
Semoga kita bisa menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah dengan berdzikir setiap saat.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


