Apa Hukum Sholat Id? Ini Haditsnya

Maka saat ini hukumnya sunnah muakkad, ini merupakan pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i. Hal ini bersandar pada hadits nabi

Apa Hukum Sholat Id? Ini Haditsnya
Apa Hukum Sholat Id? Ini Haditsnya

INILAHKORAN, Bandung - sholat id hukumnya sunnah muakkad. Ini adalah pendapat jumhur ulama, yaitu Imam Syafi’i, Imam Maliki.

Hadits dari hadits riwayat Muslim.

عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِي الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ فَأَمَّا الْحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلَاةَ وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِينَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِحْدَانَا لَا يَكُونُ لَهَا جِلْبَابٌ قَالَ لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا. رواه مسلم

Dari Ummu Athiyyah ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepada kami agar mengajak serta keluar melakukan shalat Idul Fitri dan idul Adha para gadis, wanita haid, dan wanita yang sedang dipingit.

Baca Juga: Kim Go Eun Terlihat Ceria, Drama 'Yumi's Cells' Season 2 Konfirmasi Tayang Perdana Bulan Juni

Adapun mereka yang sedang haidl tidak ikut shalat, namun turut menyaksikan kebaikan dan menyambut seruan kaum Muslimin. Saya bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, di antara kami ada yang tidak memiliki baju.” Beliau menjawab: ‘Hendaknya saudaranya yang memiliki jilbab memakaikannya.’

Perintah sholat id yang dianjurkan Rasulullah SAW merupakan bagian dari dakwahnya.

Dimana ajarannya saat itu merupakan bagian dari ketauhidan kepada Allah SWT yang dilakukan dengan sholat id.

Baca Juga: Kontrak Ferdiansyah Diperpanjang, Bobotoh Tuntut Pemain Muda Dimainkan

Maka saat ini hukumnya sunnah muakkad, ini merupakan pendapat Imam Malik dan Imam Syafi’i. Hal ini bersandar pada hadits nabi:

عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ أَعْرَابِيًّا جَاءَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَائِرَ الرَّأْسِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي مَاذَا فَرَضَ اللَّهُ عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فَقَالَ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ إِلَّا أَنْ تَطَّوَّعَ شَيْئًا. الحديث, رواه البخاري

Dari Tholhah bin Ubaidullah; Ada seorang Arab Baduy datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan kepalanya penuh debu lalu berkata: ‘Wahai Rasulullah, kabarkan kepadaku apa yang telah Allah wajibkan buatku tentang shalat?’ Maka Nabi Shallallahu ‘laihi wasallam menjawab: ‘Shalat lima waktu kali kecuali bila kamu mau menambah dengan yang tathawwu‘ (sunnat).” (HR Bukhari)***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran