Amalan Bulan Syawal, 6 Adab Bertamu Saat Idul Fitri, Ini yang Dipaparkan Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Amalan bulan Syawal dikenal dengan keutamaan bersilaturahminya yang biasa dilakukan umat muslim. ada 6 adab yang harus diperhatikan.

Amalan Bulan Syawal, 6 Adab Bertamu Saat Idul Fitri, Ini yang Dipaparkan Ustadz Syafiq Riza Basalamah
Amalan Bulan Syawal, 6 Adab Bertamu Saat Idul Fitri, Ini yang Dipaparkan Ustadz Syafiq Riza Basalamah

INILAH KORAN, Bandung – Amalan bulan Syawal dikenal dengan keutamaan bersilaturahminya yang biasa dilakukan umat muslim.

Mengunjungi keluarga, kerabat, bahkan teman yang dan saling bermaafan pada hari raya Idul Fitri.

Namun ternyata dalam mengunjungi atau bertamu ke rumah orang lain, ada 6 adab yang harus diperhatikan.

Baca Juga: Kondisi Oke, Jalur Pantai Selatan Jawa Barat Siap Dilalui Kala Mudik

Berikut penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam Youtube Kajian Sunnah,

  1. Meminta izin masuk disamping pintu

“Jangan berdiri di depan pintu, karena takut ada hal yang tidak seharusnya kita lihat,” jelas Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Contohnya seperti keadaan rumah yang berantakan atau seorang istri dan perempuan lainnya yang bukan muhrim belum menggunakan hijabnya.

Baca Juga: Sinopsis Military Prosecutor Doberman Episode 16: Yang Jong Sook Bunuh Cha Woo In Demi No Hwa Young

  1. Jangan mengetuk jendela

Saat bertamu, dilarang mengetuk jendela dan mengintip kondisi orang didalam rumah tersebut.

“Termasuk tidak sopan, izin itu dibuat karena masalah pandangan,” tambahnya.

  1. Mengetuk dengan pelan

Mengetuk pintu tamu dengan pelan dan cukup dengan 3 kali ketukan. Dalam Islam sangat diutamakan kelemah lembutan saat bertamu.

Baca Juga: Jawa Barat Dapat Kuota Haji Terbanyak, Ini Daftar Kuota untuk Provinsi Lain

  1. Jawab nama ketika ditanya

Kebanyakan tamu langsung menjawab “saya” ketika ditanya “siapa” oleh pemilik rumah. Pasti langsung membingungkan.

“Maka jawab jelas dengan nama, jangan hanya kata “saya”,tambahnya lagi.

  1. Bertamu di waktu yang tepat

Hindari waktu sedang istirahat atau mungkin bekerja. Adab bertamu yang satu ini harus paling diperhatikan kata Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Baca Juga: Penerbit Quran Cordoba Ajak Umat Muslim Indonesia Ngaji Serentak di World Quran Hour 2022

Karena kebanyakan orang saat bertamu di waktu yang salah, malah menimbulkan kesan buruk terhadap tuan rumah.

  1. Durasi cukup

Bertamu yang paling utama saat Idul Fitri adalah menyambung tali silaturahmi. Amalan bulan Syawal satu ini sebenarnya tidak memerlukan waktu yang lama.

Kecuali tuan rumah meminta untuk berlama-lama. Karena jika tidak, akan hadir godaan dari setan melalui obrolan menjadi ghibah.

Baca Juga: Pandangan Islam Terhadap Ziarah Kubur Saat Idul Fitri, Ustadz Abdul Somad: Jangan Ada Kepercayaan Berlebihan

Itu dia 6 adab bertamu ketika Idul Fitri sebagai bentuk amalan bulan Syawal yang utama. Terapkan adab tersebut supaya sesuai dengan esensi silaturahminya.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran