Puasa Qodo Ramadhan atau 6 Hari Syawal, Manakah yang Harus Didahulukan? Begini Jawaban Ustadz Khalid Basalamah
bagaimana jika memiliki hutang qodo puasa Ramadhan? Manakah yang harus dikerjakan terlebih dahulu? Begini penjelasan Ustadz Khalid Basalamah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Berpuasa selama 6 hari pada bulan memiliki keutamaan yang sangat istimewa, bahkan tidak dimiliki di bulan Ramadhan.
Yaitu jika seorang mulsim berpuasa selam 6 hari di bulan Syawal, maka sama dengan berpuasa selama 1 tahun.
Namun bagaimana jika memiliki hutang qodo puasa Ramadhan? Manakah yang harus dikerjakan terlebih dahulu?
Baca Juga: Warga Kota Bandung Diimbau Bayar Zakat di Daerah Tempat Tinggal
Dalam Youtube Islam Terkini, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengatakan dalam riwayatnya barangsiapa yang mengerjakan puasa 30 hari Ramadhan dan 6 hari Syawal sama dengan berpuasa 1 tahun.
“Jadi jelas Rasul katakan, puasa 30 hari dulu baru puasa 6 hari Syawal,” jelas Ustadz Khalid Basalamah.
Hukum mengerjakan puasa 6 hari Syawal tapi belum mengqodo puasa Ramadhan itu diperbolehkan, tapi pahala 1 tahun puasa belum dicatat.
Baca Juga: Bupati Bogor Ade Yasin Terjaring OTT KPK, Ternyata Ridwan Kamil Sudah Beri Peringatan Sejak Awal
“Kerjakan dulu yang wajib baru pahala sunnah akan dicatat oleh malaikat,” lanjutnya.
Puasa 6 hari di bulan Syawal juga mempunyai keringanan dalam pengerjaannya, tidak harus langsung berturut-turut 6 hari.
Bisa dikerjakan pada awal, pertengahan, atau akhir bulan Syawal.
Baca Juga: DLHK Kota Bandung Kerahkan 1.500 Petugas Kebersihan di Malam Takbir Lebaran
Kesimpulannya, lebih baik selesaikan dulu hutang qodo puasa Ramadhan sebelum melaksanakan puasa 6 hari Syawal.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

