3 Amalan Inti Itikaf Bulan Syawal, Ustadz Abdul Somad: Jangan Main HP
Selain ibadah sholat sunnah Tahajud, banyak pula ditemui orang-orang yang Itikaf sampai waktu sahur tiba untuk menunaikan puasa 6 hari
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pemandangan yang indah pada bulan suci, bisa kita temui di masjid terutama menjelang akhir Ramadhan
Tapi ternyata itikaf juga tidak hanya dianjurkan dilakukan saat bulan Ramadhan saja, tapi juga di bulan Syawal.
Ustadz Abdul Somad dalam Youtube Goto Islam menjelaskan 3 amalan inti saat itikaf di bulan Syawal
Baca Juga: Libur Lebaran, Bima-Dedie Kunjungi Mantan Wali Kota Bogor Diani Budiarto
Selain ibadah sholat sunnah Tahajud, banyak pula ditemui orang-orang yang Itikaf sampai waktu sahur tiba untuk menunaikan puasa 6 hari bulan Syawal.
- Shiam
Amalan inti Itikaf bulan Syawal pertama adalah shiam atau menahan diri dari makanan, minuman, gerakan, dan jempol.
Maksudnya tidak boleh kita Itikaf di masjid sambil makan, minum, lalu lari-lari. Apabila lapar atau haus pergi keluar masjid sebentar.
Baca Juga: Sempat Terkena Material Longsor, Jalan Tangkuban Parahu - Subang Kini Bisa Dilewati
“Apalagi ditambah dengan gerakan jempol, atau memainkan hp, itu bukan Itikaf,” jelas Ustadz Abdui Somad.
- Qiyam
Qiyam berati tegak berdiri. Melakukan segala aktifitas dengan berdiri tegak jika fisiknya masih kuat Apabila tidak kuat, diperbolehkan duduk.
“Duduk dilantai duduknya seperti tasyahud akhir, menyempurnakan ibadah” lanjutnya
Baca Juga: Jadi Ajang Silaturahmi Saat Lebaran, Warga Garut Kembali Gelar Tradisi Ngapungkeun Balon
Tegak berdiri juga diartikan dalam ibadah sholat sunnah sebanyak mungkin. Bisa sholat hajat, witir, taubat, atau sunnah lainnya
- Quran
Amalan inti itikaf bulan Syawal ketiga yang biasa dilakukan orang Itikaf adalah membaca Al-Quran. Sebanyak mungkin ayat yang dibaca.
Bisa membaca surat-surat sesuai dengan hajat hidup yang sedang diinginkan.
Baca Juga: Libur Lebaran 2022 Polisi Imbau Warga Tak Memaksakan ke Lembang KBB, Ini Alasannya
3 amalan inti saat Itikaf tersebut merupakan amalan yang utama dan harusnya dilakukan dengan sempurna.
Supaya Itikaf menjadi lebih banyak nilai pahalanya dibandingkan hanya dihabiskan dengan tidur.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


