Rotasi Ala Bima di Akhir Tahun

Menjelang akhir tahun, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melakukan rotasi kabinetnya. Tak banyak, hanya mengisi posisi kosong. Tapi, masih ada organisasi yang tanpa pemimpin definitif.

Rotasi Ala Bima di Akhir Tahun
INILAH, Bogor - Menjelang akhir tahun, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melakukan rotasi kabinetnya. Tak banyak, hanya mengisi posisi kosong. Tapi, masih ada organisasi yang tanpa pemimpin definitif.
 
Sedikitnya ada empat posisi yang diisi Bima Arya lewat pelantikan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Selasa (18/12). Keempatnya adalah dua asisten setda, sekretaris dewan (sekwan) dan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor.
 
Bima mempercayakan posisi Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Setda kepada Dody Achdiat yang sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sedangkan Achsin Prasetyo yang sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, didapuk jadi Asisten Administrasi Umum.
 
Jabatan penting Sekwan DPRD Kota Bogor diisi Boris Darerusman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim). Sedangkan jabatan eselon III Kepala Kesbangpol diisi Dadang Sugiarta.
 
Dengan adanya rotasi ini empat jabatan kepala dinas masih kosong dan akan dilakukan open bidding di awal tahun. Keempatnya adalah kepala Disperindag, Disperumkim, Disdukcapil dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sementara itu Jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kosong, tetapi ada kemungkinan akan dimerger dengan Dinas Pertanian (Distan).
 
Bima Arya mengatakan pejabat yang dilantik diberikan tugas berat, tetapi harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Karena itu diingatkan agar para pejabat memegang teguh sumpah jabatan. Jangan sampai terjadi seperti di Kabupaten Cianjur yaitu warga berkumpul di alun-alun mensyukuri kepergian pemimpinnya.
 
"Pemimpin itu bukan hanya wali kota, tetapi pejabat Pemkot Bogor juga. Apalagi jabatan ini penting. Fungsi koordinasi harus dijalankan, jangan ada lagi persoalan di lapangan miskoordinasi dan komunikasi. Saya titipkan jabatan itu kepada berdua ini yang telah senior," ungkap Bima.
 
Dia juga mengatakan untuk sekwan, tugasnya adalah bagaimana menjembatani Pemkot Bogor dengan legislatif atau DPRD Kota Bogor. Pastikan tidak ada kompromi yang tidak sesuai aturan, tidak ada ruang bagi korupsi dan manipulasi.
 
"Pastikan DPRD dan Pemkot Bogor bisa berjalan seiringan. Selain itu kepala Kesbangpol juga saat ini menjadi masa penting, harus dijaga kondusivitas jelang event politik. Karena itu saya menitip agar terus berkoordinasi dengan seluruh jajaran, membangun komunikasi yang baik bagi semua jajaran TNI Polri dan lainnya," tambahnya.
 
Bima menjelaskan, rotasi ini hanya awal untuk mengisi jabatan penting. Setelah ini akan ada open bidding Bapenda, Disperindag, Disperumkim dan Disdukcapil.
 
Asperbangkesra Dody Achdiat mengatakan dirinya siap menjalankan tugas sebagai koordinator. Meski begitu, dirinya menjadi Plt di Disdukcapil sehingga bisa menuntaskan apa yang menjadi pekerjaan dirinya di dinas pelayanan masyarakat itu.
 
"Saya tetap menjadi Plt di sana. Saya yakin bisa tuntaskan pekerjaan di sana," tegasnya.
 
Sekwan DPRD Kota Bogor Boris Darerusman menjelaskan, amanah yang disampaikan kepada dirinya akan dipegang teguh. "Insya Allah akan dapat dijalankan seizin Allah Swt," ujarnya.


Editor : inilahkoran