Rumah Sakit di Garut Hanya Merawat Satu Pasien Positif Covid-19
Kendati masih terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) pasien kasu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut-Kendati masih terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kabupaten Garut terus berkurang.
Angkanya kini nyaris menyentuh angka nol, kalau saja tidak ada satu pasien positif Covid-19 tersisa dirawat.
Keterangan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin, hingga Rabu(8/6/2022) petang, berdasarkan data Dinas Kesehatan Garut, hanya ada satu pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan rumah sakit, yakni di Rumah Sakit (RS) Umum Daerah Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Bongkar Sumber Cuan Rans Entertaiment, Raffi Ahmad Lebih Kaya dari Nagita Slavina?
Dengan demikian, angka BOR-nya hanya sebesar 0,22 persen dari total tempat tidur tersedia sebanyak 449 unit tersebar di tujuh rumah sakit rujukan kasus Covid-19.
Tidak ada pasien kasus Covid-19 dirawat di enam rumah sakit rujukan lainnya. Mulai RS Umum dr Slamet Garut (150 unit), RS Umum Tk IV Guntur (88 unit), RS Umum Nurhayati Garut (31 unit), RS Umum Annisa Queen (40 unit), RS Umum Intan Husada (20 unit) sampai RS Medina (20 unit).
Begitu pun di tiga lokasi isolasi terpusat, angka BOR-nya sebesar nol persen. Yakni di Rusunawa Gandasari (200 unit tempat tidur), Islamic Center Garut (64 unit), dan Karang Asri (30 unit).
Baca Juga: Telkomsel Apresiasi Pelanggan Setia dengan Menghadirkan Now Playing Festival 2022
Kasus aktif Covid-19 di Garut sendiri, kata Muksin yang juga Koordinator Komunikasi Publik Satuan Penanganan Covid-19 Garut, hingga 7 Juni 2022, tersisa sebanyak tujuh kasus. Satu kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit dan enam kasus lainnya isolasi mandiri.
Tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 maupun kasus sembuh dari Covid-19. Pun tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 meninggal dunia.
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan pasien meninggal dunia.
Editor : inilahkoran

