Sah! AJ dan MD Ditetapkan Tersangka Eksekutor Pembunuhan Berencana di Ciampea

AJ dan MD, ditetapkan sebagai tersangka eksekutor pembunuhan berencana terhadap Iwan Irawan, warga Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Sah! AJ dan MD Ditetapkan Tersangka Eksekutor Pembunuhan Berencana di Ciampea
AJ dan MD, dua tersangka eksekutor pembunuhan berencana terhadap Iwan Irawan di Ciampea. (Foto: Reza Zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor – AJ dan MD, ditetapkan sebagai tersangka eksekutor pembunuhan berencana terhadap Iwan Irawan, warga Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

AJ adalah warga Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, sementara MD merupakan warga Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

AJ (37) dan MD (28), terkena rayuan maut otak pembunuhan berencana terhadap Iwan Irawan, yakni SG, dengan iming-iming imbalan masing-masing sebesar Rp6 juta.

Iwan Irawan tewas mengenaskan pada Senin dini hari, 30 September lalu dengan luka dibagian kening dan belakang kepalanya dan motor Honda Beat milik keluarga korban pun dibawa kabur oleh AJ dan MD.

Di tempat kejadian perkara, di Jalan Raya Cihideung Ilir RT 04 RW 07, kepolisian hanya menemukan sendal korban dan kayu halu atau  benda tumpul yang digunakan untuk membunuh Iwan Irawan.

Takut terendus dan tertangkap anggota Polsek Ciampea dan Sat Reskrim Polres Bogor, SG pun melakukan bunuh diri di rumahnya, yang hanya terhalang dua rumah dari kediaman korban pada 11 Oktober kemarin.

Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra di Cibinong, Kamis 24 Oktober 2024, menyebutkan SG yang mengotaki aksi pembunuhan berencana itu.

Ia menuturkan SG merencanakan membunuh Iwan Irawan karena sakit hati atas omongan dan perilaku korban, terutama saat ia menagih utang kepada SG.

“Pelaku SG diketahui memiliki utang ke korban Iwan Irawan sebesar Rp8 juta. Sebelumnya mereka pernah cekcok dan SG merasa sakit hati kepada korban atas ucapan atau perkataannya,” tutur Adhimas Suryono Putra.

Tragisnya, SG diketahui melakukan bunuh diri 10 hari kemudian atau 10 Oktober 2024. Polisi tak bisa lagi menemukan jejaknya.

Kenapa SG melakukan aksi bunuh diri? Polisi menduga dia melakukannya karena panik. Sebab, perbuatannya mulai diendus pihak kepolisian.

“SG selaku otak pembunuhan berencana melakukan bunuh diri dirumahnya,” kata Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra di Cibinong, Kamis 24 Oktober 2024.

SG sendiri adalah tetangga Iwan Irawan, korban pembunuhan berencana tersebut. Rumahnya hanya terhalang dua unit rumah warga lainnya dari rumah Iwan Irawan.

“Kami menduga SG panik, aksi kejahatannya mulai diendus Polsek Ciampea dan Sat Reskrim Poltes Bogor,” jelas Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra.***


Editor : Zulfirman