Saling Tuding Kadisdik-Kabid SMP

Kadisdik Kabupaten Cirebon Asdullah Anwar berang. Pasalnya dia tidak merasa ada koordinasi terkait klarifikasi dugaan fitnah hingga harus mengutus Kabid SMP Mashuri menemui mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi di Lapas Sukamiskin Bandung. Menurut Asdullah, dia hanya memberikan izin kepada Mashuri untuk membesuk Sunjaya dan tidak ada embel-embel lain.

Saling Tuding Kadisdik-Kabid SMP
Foto: INILAH/Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Kadisdik Kabupaten Cirebon Asdullah Anwar berang. Pasalnya dia tidak merasa ada koordinasi terkait klarifikasi dugaan fitnah hingga harus mengutus Kabid SMP Mashuri menemui mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi di Lapas Sukamiskin Bandung. Menurut Asdullah, dia hanya memberikan izin kepada Mashuri untuk membesuk Sunjaya dan tidak ada embel-embel lain.

"Ngawur Mashuri itu. Dia hanya izin ke saya mau menengok Sunjaya. Tidak ada bahasa klarifikasi tentang dia yang memfitnah saya meminta uang untuk mutasi kepada pegawai Disdik," kata Asdullah kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

Asdullah mengaku tidak ada masalah dengan Mashuri. Justru dia bingung ada komentar negatif dari anak buahnya tersebut. Kalau mau menjenguk Sunjaya, Asdullah meminta tidak membawa-bawa nama dirinya, apalagi terkait persoalan mutasi.

"Intinya semua yang dikatakan Mashuri itu bohong. Dia hanya izin menengok Sunjaya," jelasnya.

Sementara itu, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Mashuri mengaku heran dengan pengakuan Asdullah. Dia tetap keukeuh dengan pengakuannya bahwa kedatangan ke Lapas Sukamiskin untuk klarifikasi fitnah.

"Saya tidak akan mengubah statement. Kalau Pak Kadis tidak mengakui, silahkan saja itu hak beliau," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar foto Kabid SMP Kabupaten Cirebon Mashuri sedang makan bareng terpidana kasus korupsi Sunjaya Purwadi di Lapas Sukamiskin Bandung, beberapa minggu lalu. Foto tersebut diambil saat Mashuri bersama beberapa kepala sekolah yang diduga sedang membesuk mantan bosnya tersebut.

Mashuri memberikan pernyataan mengejutkan. Menurutnya, dia datang untuk klarifikasi terkait tudingan bahwa dia yang mengisyukan Kadisdik Kabupaten Cirebon Asdullah Anwar meminta sejumlah uang untuk persoalan mutasi. Alasan Mashuri, dia melakukan klarifikasi tersebut langsung ke Sunjaya agar tidak menimbulkan salah paham. (Maman Suharman)


Editor : DeryFG