Sampaikan Permintaan Maaf, Pengantin yang Foto Prewedding di Bromo Malah Kena Hujat
Pasangan pengantin yang melakukan foto prewedding di Bukit Teletubbies Bromo hingga menyebabkan kebakaran akhirnya buka suara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pasangan pengantin yang melakukan foto prewedding di Bukit Teletubbies Bromo hingga menyebabkan kebakaran akhirnya buka suara.
pengantin pria yang diketahui bernama Hendra Purnama itu menyampaikan permintaan maaf sambil tertunduk lesu.
Hendra Purnama yang mengenakan sweater abu-abu tersebut menyampaikan permintaan maaf di hadapan para pemangku adat suku Tengger, di Balai Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Sementara itu, pengantin wanita Pratiwi Mandala Putri beserta kru WO milik Andrie Wibowo hanya duduk diam menyimak permintaan maaf yang diutarakan Hendra Purnama.
"Permohonan maaf yang sedalam-dalamnya," ucap Hendra Purnama.
"Kami tujukan untuk seluruh masyarakat adat Tengger, kepada tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemerintah daerah," sambungnya.
Tak hanya itu, Hendra Purnama juga menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo.
"Kami menyampaikan permohonan maaf ini kepada bapak presiden dan wakil presiden Indonesia," ujarnya.
Hendra Purnama mengaku saat titik api muncul, dia bersama rekannya sempat berusaha memadamkan api. Namun, pemadaman tersebut hanya bisa dilakukan dalam skala kecil karena keterbatasan alat.
"Sebetulnya kejadian ini nggak sengaja dan pada saat kejadian kami ada di sana untuk memadamkan. Salah satunya dengan mengambil air mineral," ungkap Hendra Purnama.
Hendra Purnama menyebut kobaran api semakin membesar lantaran kondisi rumput yang kering dan angin kencang yang berhembus di Gunung Bromo.
"Segala keterbatasan kami dan kondisi angin cukup kencang dan rumput kering," tuturnya.
"Jadi kami semua tidak dapat memadamkan. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kami," jelasnya.
Hendra Purnama pun mewakili oihak-oihak yang ada di lokasi berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Akan berjanji tidak akan mengulangi dan berhati-hati," pungkasnya.
Permintaan maaf yang disampaikan oleh pengantin tersebut justru membuatnya semakin dihujat oleh netizen.
Dalam unggahan di Instagram lambe_turah, sejumlah netizen menilai pengantin yang melakukan foto prewedding di Bromo hingga menyebabkan kebakaran juga perlu diberi tindakan.
"Jangan cuma minta maaf lah, minimal kasih hukuman dan denda yang berlaku," tulis akun iiiaaamm.
"Kalau cuma modal minta maaf, kriminal makin merajalela di Indonesia karena pelaku bakal cuma minta maaf terus bebas tanpa dihukum, ga bakal ada efek jera, pasti diulangi lagi," kata akun devinaauliazahra.
"Jangan cuma minta maaf, tolong tanem pohon2an di seluruh kawasan Bromo yang udah kebakar," tulis akun dhiasputri.
Editor : Firda Rachmawati


