Sang Petarung, Ujian Moral dan Perjuangan Hidup
Ujian terhadap moral dan perjuangan hidup, dikisahkan dalam lakon bertajuk Sang Petarung, yang digagas Teater Djarum.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ujian terhadap moral dan perjuangan hidup, dikisahkan dalam lakon bertajuk sang petarung, yang digagas Teater Djarum.
sang petarung ini merupakan produksi ke 38 mereka, karya Asa Jatmiko yang dipentaskan di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Sabtu malam 23 Agustus 2025.
Melibatkan Kelompok Aktor Piktorial dan Forum Film Jawa Barat, Asa Jatmiko mencoba menyajikan teater tentang realita saat ini.
Mengambil latar belakang buruh perusahaan, sang petarung mengisahkan ketika moralitas manusia diuji, juga bagaimana mereka dituntut untuk terus berjuang bertahan hidup.
"Kami tidak mengambil naskah dari luar. Semua yang ada di atas panggung adalah proses yang kami ciptakan sendiri," ujar Asa.
Tidak hanya itu, kepercayaan antar manusia dan terhadap diri sendiri disinggung dalam pentas teater sang petarung ini.
"Kadang kita sulit percaya kepada orang lain, meskipun kita sudah sangat dekat dengan mereka. Tapi, sebelum kita bisa mempercayai orang lain, kita harus membangun kepercayaan pada diri sendiri," ucapnya.
Karakter seperti Birawa, Den Karso, Martosuto, Sukeni, Rukmi, Partiyem, Karsito, Wartiyah dan Suli dalam sang petarung ini lanjut Asa, diperankan oleh orang yang kompeten. Melalui seleksi ketat yang siap berkontribusi, tidak hanya dalam akting, tetapi juga dalam aspek teknis lainnya.
“Kami ingin memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang,” kata dia.
Setelah Bandung, mereka akan hadir di Solo dan Kudus untuk memenuhi dahaga penikmat seni teater, setelah sebelumnya ke Surabaya.
Dimulai sejak 2003, Teater Djarum akan terus berkomitmen menghadirkan seni lakon berkualitas, sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa seni teater masih sangat relevan, berdaya dan penuh warna.***
Editor : JakaPermana

