Sasaeng Fan Masuk ke Asrama ENHYPEN untuk Merekam para Member saat Sedang Tidur
Saat ini dilaporkan bahwa ada sasaeng fan yang berani masuk ke asrama ENHYPEN dan merekam para member yang tengah tidur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini diketahui bahwa ada Sasaeng fan yang berani masuk ke Asrama ENHYPEN dan mereka para Member yang tenga Tidur.
Menanggapi hal ini, Agensi BELIFT LAB membuat pernyataan resmi untuk melindungi artisnya, ENHYPEN pada Senin, 30 Juni 2025.
Agensi menyatakan tidak ada toleransi untuk pelanggaran privasi yang sedang berlangsung, dengan menyebut dampak mental dan fisik yang dialami ENHYPEN "ekstrem."
"Meskipun telah diberi peringatan berkali-kali, pelanggaran privasi artis kami yang berulang terus berlanjut dan semakin parah," ungkap Agensi.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pihak berwajib dengan tuduhan penyerobotan dan pelanggaran Undang-Undang tentang Hukuman atas Kejahatan Penguntitan.
Tersangka tertangkap basah dan saat ini sedang dalam penyelidikan polisi. BELIFT LAB mengonfirmasi kerja sama penuh dengan penegak hukum untuk memastikan adanya konsekuensi hukum yang tepat.
Agensi tersebut juga menyuarakan kekhawatiran tentang penggemar yang secara ilegal memperoleh atau memalsukan informasi pribadi, seperti nomor telepon dan alamat, yang sering kali dilakukan untuk mendapatkan keuntungan.
"Kontak berulang dan kunjungan ke lokasi pribadi menimbulkan rasa takut dan menyebabkan bahaya serius," tegas Agensi tersebut.
BELIFT LAB selanjutnya menanggapi perilaku jahat di dunia maya, dengan mengonfirmasi bahwa mereka telah mengumpulkan bukti melalui laporan penggemar dan pemantauan 24/7, dan secara aktif mengajukan pengaduan hukum atas pencemaran nama baik, fitnah, dan pelecehan seksual.
Peringatan keras juga dikeluarkan bagi mereka yang memalsukan tanda pengenal atau menyamar sebagai orang lain untuk menghadiri acara penggemar, dengan mencatat bahwa pelanggar akan menghadapi larangan permanen dan potensi tuntutan pidana.
ENHYPEN, yang dibentuk pada tahun 2020 melalui I-LAND, baru-baru ini comeback dengan mini album ke-6 mereka 'DESIRE : UNLEASH' pada tanggal 5 Juni 2025.
Seiring dengan terus berkembangnya grup ini secara global, Agensi tersebut menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi para Member dari penguntitan dan perilaku jahat.***
Editor : Irma Nurfajri


