Satreskrim Polrestabes Bandung Tangkap Komplotan Ganjal ATM Dengan Tusuk Gigi
Dalam aksinya tersebut, korban komplotan ini merupakan seorang lansia. Mereka berhasil menggasak isi ATM lansia tersebut, dengan jumlah ratusan juta rupiah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Satreskrim Polrestabes Bandung, berhasil membekuk lima orang pelaku komplotan ganjal anjungan tunai mandiri (ATM). komplotan ini, diketahui beraksi sejak tahun 2019.
Mereka kerap lolos dari incaran petugas kepolisian. Aksi terakhir komplotan ini, terjadi di wilayah Batununggal, Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menuturkan, penangkapan kelima orang yang masing-masing berinisial SA (39), HP (39), K (45), RP (26), dan J (40) berawal saat kelimanya melakukan aksi ganjal atm dengan menggunakan tusuk gigi, di salah satu ATM yang ada di wilayah Batununggal, pada Februari 2023 lalu.
Dalam aksinya tersebut, korban komplotan ini merupakan seorang lansia. Mereka berhasil menggasak isi ATM lansia tersebut, dengan jumlah ratusan juta rupiah.
Modusnya salah seorang pelaku, mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi. Lalu ada korban datang ke mesin ATM. Saat korban hendak memasukkan atmnya ke dalam mesin, tidak bisa. Pelaku lainnya datang, dengan berpura-pura ingin menolong korban.
Namun bukannya ditolong, namun pelaku menukar kartu ATM korban dengan ATM miliknya. Setelah itu, korban diarahkan untuk memasukan kartu ATM yang telah ditukar. Saat yang bersamaan, pelaku mencontek pin ATM korban.
"Total kerugiannya mencapai dua ratus juta lebih," kata Budi, saat ungkap kasus di Mapolrestabes, Kamis 20 April 2023.
Beberapa jam setelahnya, korban pun menyadari, telah menjadi korban dari komplotan ini. Korban langsung melapor ke Satreskrim Polrestabes Bandung, terkait apa yang menimpanya.
Setelah mendapat laporan, polisi pun lakukan penyelidikan dengan pemeriksaan saksi serta cctv, yang ada di lokasi kejadian. Penyelidikan cukup lama dilakukan polisi. Meski sudah teridentifikasi, namun keberadaan para pelaku sulit diketahui.
Alhasil, pada awal April 2023, polisi berhasil mengendus keberadaan para pelaku. Polisi on bergerak untuk menangkap para pelaku. Hasilnya, lima orang berhasil diamankan.
"Masih ada dua pelaku lainnya yang buron. Kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," katanya.
Budi mengatakan, komplotan ini beraksi sejak 2019. Mereka beraksi di hampir seluruh wilayah Jawa Barat.
Dari para pelaku polisi berhasil amankan beberapa barang bukti, yang diantaranya gunting, dua dus tusuk gigi, dan belasan kartu ATM.
Kini para pelaku, tengah menjalani pemeriksaan, untuk dilakukan pengembangan penyelidikan.
Editor : Ahmad Sayuti


