Sebuah Adegan dalam 'Money Heist Korea' Dikritik Karena Dinilai Menekan Sentimen Anti Jepang?

Adegan Tokyo saat memilih nama panggilannya karena akan melakukan hal buruk, dinilai penonton 'Money Heist Korea' lakukan anti-Jepang.

Sebuah Adegan dalam 'Money Heist Korea' Dikritik Karena Dinilai Menekan Sentimen Anti Jepang?
Sebuah Adegan dalam 'Money Heist Korea' Dikritik Karena Dinilai Menekan Sentimen Anti Jepang?

INILAHKORAN, Bandung - 'Money Heist Korea' tampaknya telah mendapat sambutan beragam dari penonton terutama orang Korea.

Namun, kali ini, adegan tertentu dalam 'Money Heist korea' tersebut dikritik oleh penggemar Korea karena telah mengobarkan api sentimen anti-Jepang yang dinilai tidak perlu dilakukan.

Adegan yang menimbulkan kontroversi ini melibatkan karakter utama Tokyo.

Baca Juga: 2 Konser Stray Kids Ditunda Setelah 3 Member Positif Covid-19, Penggunaan Masker Diduga Jadi Pemicunya?

Tokyo merupakan orang Korea Utara yang meninggalkan negara untuk tinggal di Korea Selatan.

Tokyo kemudian menjadi sasaran serangan seksual tetapi membunuh penyerangnya untuk melindungi wanita lain.

Pada titik terendahnya, dia kemudian direkrut oleh profesor untuk menjadi salah satu anggota perampok.

Baca Juga: Suga Ungkap Ini yang Akan BTS Lakukan Jika Seorang Member Ingin Keluar dari Grup

Profesor meminta dia dan rekrutan lainnya untuk memilih nama masing-masing berdasarkan nama kota mana pun yang ada di dunia.

Adegan bermasalah muncul ketika karakter menjelaskan mengapa dia memilih Tokyo.

"Karena kita akan melakukan sesuatu yang buruk…," ungkap Tokyo, saat dia memutuskan namanya Tokyo.

Baca Juga: Terlalu Sibuk Bekerja, Bae Suzy Tak Punya Cukup Waktu untuk Menikmati Kebahagiaannya

Garis ini mengacu pada lelucon lama yang lazim di awal tahun 2000-an.

Pada saat itu, orang Korea akan saling memberi tahu bahwa jika mereka kedapatan melakukan sesuatu yang buruk di negara asing, untuk menyatakan bahwa mereka adalah orang Jepang sehingga mereka tidak mempermalukan Korea.

Tampaknya generasi baru orang Korea tidak memiliki jenis humor seperti itu.

Baca Juga: Haechan Bahas Apa yang NCT Dream Bicarakan Sekarang Setelah Mereka Menjadi Dewasa

Di komunitas online, sebuah postingan bertanya, “mengapa Adegan Ini Begitu Kontroversial?”

Dalam postingan tersebut adalah gambar adegan di mana Tokyo menjelaskan mengapa dia memilih namanya.

Postingan tersebut telah dilihat lebih dari 170 ribu kali, dan netizen menulis mengapa mereka merasa adegan itu bermasalah.

Baca Juga: Charlie Puth Ungkap Single Kolaborasinya dengan Jungkook BTS 'Left and Right' Menceritakan Kisah Gay?

Beberapa netizen merasa adegan itu hanya norak, dengan yang membandingkan adegan itu dengan iklan seluler.

"Karena Anda tidak boleh kekurangan data! Kapanpun Anda membutuhkannya, KT," ungkap netizen.

"Nadanya hanya norak, dan terasa seperti iklan," ungkap yang lainnya.

Baca Juga: Berikut Perbandingan Profesor 'Money Heist' Korea vs Spanyol, Siapa yang Lebih Baik?

Namun, sebagian besar netizen Korea merasa bahwa adegan itu tidak perlu memukul Jepang.

“Sejujurnya, itu adalah cara yang norak untuk memukul Jepang entah dari mana,” komentar netizen.

“Saya bersumpah saya orang Korea, dan saya juga tidak suka Jepang, tetapi sentimen anti Jepang dalam adegan itu sama sekali tidak beralasan. Jika saya menonton film Vietnam dan nama karakternya adalah Seoul, dan dia membunuh orang, sejujurnya saya akan membencinya. Saya mengerti Vietnam dan Korea tidak memiliki sejarah yang dimiliki Korea dengan Jepang tapi tetap saja…” ungkap netizen lain.

Baca Juga: Profesor Universitas Spil Kepribadian Jin BTS yang Sibuk dan Tak Bisa Masuk Kelasnya

“Menghancurkan versi aslinya. Juga, mengikuti waktu. Mengapa Anda tidak perlu menyerang Jepang? Para aktor, akting, dan ulasan buruk menjadi alasan kontroversi ini,” tutur yang lain.

'Money Heist Korean' telah diganggu dengan ulasan buruk sejak serial ini dirilis di Netflix.

Penonton domestik telah mencela kurangnya kreativitas dan plot yang luar biasa dalam pembuatan ulang dari versi aslinya.***


Editor : inilahkoran