Sebut Rotasi Mutasi Kali Ini Torehkan Sejarah di KBB, Pendiri KBB Apresiasi Hengki Kurniawan
Tokoh pendiri Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Ahmad Suardi menilai kebijakan rotasi, mutasi dan promosi yang dilakukan Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan beberapa waktu lalu menorehkan sejarah baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Tokoh pendiri Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Ahmad Suardi menilai kebijakan rotasi, mutasi dan promosi yang dilakukan Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan beberapa waktu lalu menorehkan sejarah baru.
Menurutnya, terlepas dari polemik dari polemik yang saat ini terus bergulir banyak putra daerah asli KBB mulai dari eselon 2, 3, dan 4 yang dilantik sepanjang KBB berdiri.
"Ini sangat sesuai dengan cita-cita pemekaran," kata pria yang akrab disapa Asep Ado ini.
Asep menyebut, sepanjang sejarah sejak KBB berdiri tahun 2007 yang oleh para pendiri diperjuangkan, sekarang ini putra daerah KBB banyak yang diangkat.
"Saya menghitung di eselon 2 ada Kadisdik Asep Dendih, Kadis LH Ibrahim Aji, Kadisparbud Panji Hermawan, dan Kepala DPMD Dudi Supriadi," sebutnya.
"Kemudian di tingkat eselon 3 ada puluhan pejabat dan eselon 4 hampir sekitar 30 persen," sambungnya.
Asep menuturkan, dari sisi politisnya pelantikan kemarin banyak positifnya, banyak putra-putri terbaik KBB yang dilantik.
"Saya sangat mengapresiasi ke Bupati Hengki Kurniawan," ucapnya.
Asep pun mengamanatkan kepada pejabat yang kemarin dirotasi, mutasi, dan promosi, agar bisa menunjukkan kinerja dan prestasi untuk menjawab polemik.
Bangun KBB menjadi lebih baik lagi karena dengan banyaknya putra daerah KBB yang menjadi pejabat maka dalam 5-10 tahun ke depan akan banyak dari mereka yang menduduki posisi sentral di pemerintahan.
"Polemik rotasi mutasi akan berhenti jika para pejabat yang kemarin dilantik menunjukkan kinerja dan prestasinya. Apalagi putra-putri daerah KBB, mereka tentunya malu, minimal oleh keluarga dan tetangganya, kalau tidak bisa membawa KBB maju," terangnya.
Sebelumnya, DPRD KBB akhirnya menyepakati dibentuknya panitia khusus (pansus) soal rotasi, mutasi, dan promosi pejabat yang saat ini jadi polemik.
Hal tersebut ditetapkan setelah semua fraksi di DPRD KBB menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) serta di-paripurna-kan di Hotel Novena, Lembang, Kamis 31 Agustus 2023.
"Semua fraksi sudah sepakat, dibentuknya Pansus untuk mengetahui apa yang jadi polemik dalam rotasi mutasi," kata Wakil Ketua DPRD KBB Ayi Sudrajat.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


