Sebut Sudah Ikhlas, Keluarga Balita yang Tewas Usai Dibanting Ibu Kandungnya Tolak Autopsi

Wanita yang berinisial TY (3) tersebut tega membunuh darah dagingnya sendiri yang baru berusia satu tahun dengan cara dibanting.

Sebut Sudah Ikhlas, Keluarga Balita yang Tewas Usai Dibanting Ibu Kandungnya Tolak Autopsi

INILAHKORAN, Bandung - Kasus balita yang tewas usai dibanting ibu kandungnya di Jakarta Selatan sempat menyita perhatian publik.

Wanita yang berinisial TY (3) tersebut tega membunuh darah dagingnya sendiri yang baru berusia satu tahun dengan cara dibanting.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan dalam penyelidikan ini pihaknya terkendala karena keluarga korban menolak untuk autopsi jenazah.

"Info dari penyidik, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Kemudian dijelaskan penolakan itu di surat pernyataan dari keluarga," ujar Ade Ary Syam Indradi.

Ary menjelaskan, keluarga menolak proses autopsi jenazah korban dengan alasan tidak tega dan kematian balita tersebut sudah diikhlaskan.

"Karena nggak tega dan sudah ikhlas," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang balita berusia setahun meninggal dunia setelah dibanting ibu kandungnya sendiri di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/8) lalu.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan pelaku berinisial TY (35). Saat itu korban dan ibunya tengah duduk di teras rumahnya dan kemudian mendadak ibu membanting anaknya begitu saja ke teras.

"Jadi, gini lagi duduk di teras kemudian ini dengan ibunya, nih ibu kandungnya, anak itu kan umur satu tahun lebih lah terus tiba-tiba itu dia langsung ngebanting aja, kenalah ke keramik gitu loh di teras," ujar AKP Nurma Dewi.


Editor : Firda Rachmawati