​Viral Rekaman CCTV Prasekolah India: Balita 23 Bulan Diduga Diserang Teman Sendiri

Viral rekaman CCTV prasekolah FirstCry Intellitots di Maharashtra, India, memperlihatkan balita 23 bulan diserang selama 10 menit.

​Viral Rekaman CCTV Prasekolah India: Balita 23 Bulan Diduga Diserang Teman Sendiri
​Viral Rekaman CCTV Prasekolah India: Balita 23 Bulan Diduga Diserang Teman Sendiri

INILAHKORAN.ID - Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh video viral yang memperlihatkan rekaman CCTV dari sebuah prasekolah di India

Insiden memilukan ini memicu gelombang kecaman publik setelah seorang balita berusia 23 bulan diduga mengalami serangan berulang kali oleh balita lain tanpa adanya intervensi dari pengasuh.

​Peristiwa tersebut diketahui terjadi di FirstCry Intellitots Preschool, yang berlokasi di Chhatrapati Sambhajinagar, Maharashtra, India

Rekaman tersebut memperlihatkan betapa rentannya keamanan anak-anak di lingkungan sekolah akibat kelalaian fatal dari pihak manajemen dan staf pengawas.

​Kronologi Kejadian Berdasarkan Rekaman CCTV

​Menurut laporan yang beredar, korban yang masih di bawah lima tahun (balita) mengalami sejumlah luka gigitan dan cedera fisik. Ironisnya, tindakan agresif tersebut berlangsung selama hampir 10 menit di dalam ruang kelas.

​Staf prasekolah baru menyadari kejadian setelah korban mengalami luka-luka serius. Rekaman CCTV yang kemudian tersebar luas menjadi bukti otentik sekaligus dasar utama munculnya kekhawatiran besar mengenai tingkat pengawasan anak-anak di lembaga PAUD/Prasekolah tersebut.

​Tindakan Hukum: CEO Prasekolah Turut Dijerat

​Menyusul kemarahan publik yang meluas di media sosial, pihak kepolisian setempat bergerak cepat dengan mendaftarkan kasus hukum terhadap enam orang yang bertanggung jawab.

​Tak main-main, daftar tersangka tersebut mencakup CEO prasekolah serta para staf pengasuh yang bertugas. Mereka dijerat pasal atas dugaan kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab pengawasan serta gagal menjamin keselamatan anak di bawah umur. Kasus ini pun kembali memicu perdebatan global mengenai standar operasional prosedur (SOP) penitipan anak dan prasekolah.

​Reaksi Beragam Warganet Indonesia: Dari Kecaman hingga Edukasi Bela Diri

​Setelah video tersebut diunggah ulang oleh akun Instagram @akar_nusantara1, kolom komentar langsung dibanjiri oleh puluhan ribu tanggapan dari warganet Indonesia. Banyak yang merasa miris, namun ada pula yang mengaitkannya dengan situasi sosial di tanah air.

​Berikut adalah beberapa komentar warganet yang paling menyita perhatian:

Edukasi Bela Diri Sejak Dini: Akun @iqrailmanhuda menekankan pentingnya membekali anak dengan keberanian. "Ajarkan anak kalian untuk berani bela diri sebelum masuk sekolah," tulisnya.

Kecaman Terhadap Perilaku Anak: Rasa geram diungkapkan oleh akun @annesastra yang menuliskan, "Anak setannnnn," merujuk pada tindakan agresif balita pelaku.

Analisis Psikologis Lingkungan: Akun @owner_cylafood menduga adanya faktor tiruan dari lingkungan rumah pelaku. "????... Itu digigit juga ... Kayaknya anak itu sering liat pemukulan...dan meniru..." komentarnya.

Komentar Satir/Humor: Di sisi lain, akun @kingbaba.ss mencoba mencairkan suasana dengan komentar bernada satir, "Kalau dibiarkan tar gede nya bisa kayak si Taufik Hidayat ????," yang mendapatkan ribuan likes dari pengguna lain.


Editor : Firda Rachmawati