Balita Diduga Diculik di Perumahan Malayu Garut, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Polres Garut menyelidiki dugaan penculikan balita berusia 2 tahun 5 bulan di Perumahan Malayu, Tarogong Kaler. Aksi tersebut terekam CCTV.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kepolisian Resor Garut menyelidiki kasus dugaan penculikan seorang balita yang terjadi saat korban sedang bermain di lingkungan Perumahan Malayu, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan dugaan penculikan anak yang ramai beredar di media sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan, Jumat (6/11/2026).
"Kami membenarkan bahwa telah terjadi dugaan awal anak yang diculik," kata Niko kepada wartawan di Garut seperti dikutip dari Antara, Sabtu (7/11/2026).
Ia menuturkan, kepolisian saat ini tengah menelusuri keberadaan korban dengan meminta keterangan dari orang tua anak tersebut.
Sejumlah keterangan saksi dan bukti lainnya juga telah dikumpulkan sebagai bahan awal proses penyelidikan kasus dugaan penculikan tersebut.
"Sementara tim masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Beberapa saksi telah kami lakukan pemeriksaan," katanya.
Penculikan Balita Garut Terekam CCTV
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan penculikan tersebut terjadi di lingkungan Perumahan Malayu, Garut, Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.
Aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV di lingkungan perumahan. Dalam rekaman itu, terlihat sebuah mobil berada di sekitar lokasi. Korban kemudian mendekati kendaraan tersebut sebelum akhirnya dibawa menggunakan mobil.
Balita berjenis kelamin laki-laki itu diketahui berusia dua tahun lima bulan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Herman Saputra menambahkan, timnya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut.
Ia menyatakan optimistis penyelidikan dapat segera membuahkan hasil.
"Kami optimis dalam waktu dekat kasusnya bisa terungkap," katanya.
Polres Garut masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan keberadaan korban.
Editor : Ahmad Sayuti

