Sehari Diterapkan Tilang Elektronik, 5.000 Pelanggar Tertangkap Kamera Pengawas
Polda Jawa Barat resmi menerapkan sistem tilang elektronik di wilayah hukumnya, sejak Selasa (23/3/2021) kemarin. Hasilnya, sebanyak 5.000 pelanggaran tertangkap dari kamera ELTE.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Polda Jawa Barat resmi menerapkan sistem tilang elektronik di wilayah hukumnya, sejak Selasa (23/3/2021) kemarin. Hasilnya, sebanyak 5.000 pelanggaran tertangkap dari kamera ELTE.
"Per hari ini udah ada 5.000 sekian pelanggan, dari hasil capture camera ya kurang lebih 5.000," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi melalui Kanit Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar AKP Mangku Anom, Rabu (24/3/2021).
Anom menyebutkan, ribuan pelanggaran tersebut bervariasi jenisnya. Mulai dari yang memakai gawai saat berkendara, hingga menerobos lampu merah.
"Yang seribu sekian itu lampu merah paling rendah gawai, sekitar 124 pelanggaran. Paling tinggi lampu merah ya itu, terobos lampu merah karena kamera kita bagus dan kita bisa capture beberapa objek sekali waktu," ungkap Anom.
Saat disinggung, jenis kendaraan yang paling banyak melanggar. Anom menambahkan, sejauh ini kendaraan roda empat masih mendominasi jumlah pelanggaran yang tertangkap kamera ELTE.
"Rata-rata juga, kalau kita lihat lebih banyak mobil karena banyak terakurasi dengan baik ya itu capture baik," pungkas Anom.
Untuk diketahui, berikut 21 titik yang dipasang kamera pengawas ELTE di wilayah hukum Polda Jabar:
1. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djundjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)
2. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djundjunan, Sukagalih, Kecamatan Sukajadi)
3. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)
4. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir Djuanda, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong)
5. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir Djuanda, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan)
6. Dimpang Surapati-Pahlawan (Jalan PHH Mustofa, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul)
7. Simpang Surapati-Pahlawan (Jalan Surapati, Sukaluyu, Kecamatan Ciebunying Kaler)
8. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung)
9. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kacapiring, Kecamatan Batununggal)
10. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong)
11. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Turangga, Kecamatan Lengkong)
12. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Otto Iskandar Dinata, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)
13. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)
14. Simpang Lima Kosambi (Jalan Sunda, Paledang, Jalan Kecamatan Lengkong)
15. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)
16. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)
17. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul)
18. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Cijagra, Kecamatan Lengkong)
19. Simpang Kiaracondong-Bypass (Jalan Nasional III, Kecamatan Kiaracondong)
20. Simpang Gedebage (Jalan Soekarno Hatta, Babakan Penghulu, Cinambo)
21. Cibiru (Jalan Soekarno Hatta, Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan)
(Ridwan Abdul Malik)
Editor : Doni Ramdhani

