Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika Gagalkan Niat Bunuh Diri Pendeta NJW yang Kecewa Pelarangan Ibadah Natal di Rumahnya
Aksi nekat Pendeta NJW yang akan bunuh diri dengan gergaji di depan Gerbang Pemkab Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong digagalkan Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Aksi nekat Pendeta NJW yang akan bunuh diri dengan gergaji di depan Gerbang Pemkab Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong digagalkan Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.
Aksi Pendeta NJW tersebut mulai dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB dan baru bisa dihentikan pada pukul 15.15 WIB, setelah berhasil dibujuk pria asli Tasikmalaya Ajat Rochmat Jatnika.
Pendeta NJW mengeluhkan sulitnya mereka beribadah Natal di lingkungannya yaitu Perumahan Cipta Graha Permai, Sukahati, Cibinong.
"Saya dan mereka sama-sama Warga Negara Indonesia (WNI), ketika mereka (warga) mempersekusi kami, dimana negara?" ungkap Pendeta NJW kepada wartawan, Kamis 19 Desember 2024.
Pendeta NJW juga mempertanyakan keadilan karena dipersekusi. Padahal niat Pendeta NJW dan jamaahnya hanya beribadah menjelang Hari Natal.
"Mari kita jaga sama-sama (kerukunan) di halaman rumah Presiden Prabowo Subianto, kenapa (Pemkab Bogor) baru bergerak untuk menyelesaikan permasalaham, padahal dirinya dan jamaah sudah menunggu hal itu sejak hampir dua minggu lalu," imbuhnya.
Sedangkan, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menuturkan Pemkab Bogor kini sedang menyelesaikan permasalah ini secara bertahap dan sudah didiskusikan dengan RT, RW, Lurah, Camat, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan aparat hukum.
"Kami akan mengambil langkah strategis agar Kabupaten Bogor tetap kondusif, dan Pendeta NJW beserta jamaahnya tetap bisq merayakan Hari Natal baik itu dirumahnya maupun di tempat lainnya," tutur Ajat Rochmat Jatnika.
Ajat Rochmat Jatnika pun meminta Pendeta NJW dan jamaahnya percaya terhadap dirinya maupun Pemkab Bogor.
Sementara itu, Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo berharap permasalahan penolakan sebagian warga Perumahan Cipta Graha Permai bisa diselesaikan Pemkab Bogor.
"Ini wewenang Pemkab Bogor, melalui Kesbangpol dan dibantu dengan FKUB. Harapan kami kedepan bisa berjalan damai," harap Kompol Waluyo.
Informasi yang dihimpun Inilah Koran, pada Minggu 8 Desember 2024 lalu perayaan ibadah Natal Gereja Pantekosta Jemaat Tegar Beriman ditolak oleh sebagian warga Perumahan Cipta Graha Permai.
Video penolakan tersebut bahkan viral di sosial media, dimana tak hanya berupa keberatan warga, tetapi jalan menuju rumah pendeta NJW diportal warga sekitar.
Editor : Doni Ramdhani

