Sekolah Rakyat Menanti Siswa
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jepara - Bangunan itu perlahan berubah dari deretan ruang kosong menjadi sebuah sekolah. Dinding, ruang kelas, asrama, hingga fasilitas pendukung terus disiapkan.
Tujuannya agar pada waktunya nanti anak-anak dapat datang bukan sekadar untuk belajar, tetapi juga memulai pengalaman baru sebagai siswa Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat di Desa Suwawal, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kini memasuki tahap akhir pembangunan.
Progres fisiknya telah mencapai sekitar 95 persen. Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan seluruh pekerjaan rampung sebelum 20 Agustus 2026, bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Saat ini diperkirakan progres pengerjaan fisik bangunan Sekolah Rakyat di Desa Suwawal berkisar 95 persen-an. Namun, pada tanggal 20 Agustus 2026 tentu bisa 100 persen karena itu pelaksanaan MPLS dijadwalkan hari itu,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara Muh Ali, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (9/8).
Bukan hanya bangunan yang dipersiapkan. Anak-anak yang akan mengisi ruang-ruang kelas itu juga sudah disiapkan. Sekolah Rakyat tersebut membuka jenjang SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing jenjang mendapat kuota 90 siswa.
Antusiasme calon siswa bahkan berbeda pada setiap jenjang. Pada tingkat SD, jumlah pendaftar semula hanya 66 anak.
Pemerintah kemudian melakukan penyisiran bersama perangkat desa serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Upaya tersebut akhirnya berhasil menemukan tambahan calon siswa hingga kuota 90 anak terpenuhi.
Cerita berbeda terjadi di tingkat SMP. Jumlah pendaftarnya mencapai sekitar 160 anak, jauh melampaui kapasitas yang tersedia. Dinas pun harus melakukan skrining untuk menentukan calon siswa yang paling membutuhkan, terutama dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga. (gin)
Editor : Inilahkoran

