Sektor Pariwisata Kota Bandung Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Terus Meningkat
Kenaikan kunjungan wisatawan ini, menandakan geliat pariwisata yang terus membaik seiring berkembangnya destinasi wisata dan minat pengunjung ke Kota Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sektor pariwisata Kota Bandung menunjukkan tren kebangkitan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan kunjungan wisatawan ini, menandakan geliat pariwisata yang terus membaik seiring berkembangnya destinasi wisata dan minat pengunjung ke Kota Bandung
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menuturkan, sejumlah kawasan wisata masih menjadi magnet utama wisatawan terutama destinasi yang berada di pusat Kota Bandung.
“Untuk pusat-pusat destinasi, yang paling ramai biasanya kawasan Braga, Jalan Asia Afrika dan Alun-Alun Bandung,” kata Adi Junjunan Mustafa, Kamis 8 Januari 2026.
Selain kawasan pusat kota, destinasi wisata di luar pusat juga mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Beberapa di antaranya adalah Kiara Artha Park yang menawarkan konsep ruang terbuka, dan wisata religi Masjid Al Jabbar yang menarik banyak pengunjung dari dalam dan luar daerah.
“Kalau sedikit lebih jauh, wisata religi seperti Masjid Al Jabbar cukup menarik minat pengunjung. Wisata sejarah dan museum juga penting, terutama Museum Geologi yang menjadi salah satu destinasi paling menonjol,” ucapnya.
Di sektor seni dan budaya, Kota Bandung masih memiliki daya tarik kuat. Saung Angklung Udjo disebut tetap menjadi primadona, khususnya bagi wisatawan mancanegara yang ingin menikmati pertunjukan seni tradisional. Selain itu, destinasi wisata keluarga seperti Taman Lalu Lintas masih mencatatkan jumlah pengunjung yang tinggi.
“Saung Angklung Udjo sampai sekarang masih sangat diminati, terutama oleh wisatawan asing. Taman Lalu Lintas juga tetap tinggi peminatnya. Sebelumnya, Kebun Binatang Bandung juga menjadi salah satu daya tarik utama,” ujar dia.
Dari hasil kajian Disbudpar Kota Bandung bersama akademisi, diketahui wisata kuliner masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Sekitar 60 persen pengunjung yang datang ke Kota Bandung menjadikan kuliner sebagai alasan utama berwisata.
“Sekitar 60 persen orang yang datang ke Kota Bandung tertarik pada kuliner. Dan menariknya, kuliner ini tersebar merata di berbagai wilayah tidak hanya di pusat kota,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk memperkuat daya tarik wisata. Kota Bandung juga menghadirkan destinasi baru pada tahun ini. Salah satunya adalah hutan kota Babakan Siliwangi atau Baksil, yang menawarkan konsep wisata outdoor dengan nuansa hutan kota di tengah kawasan perkotaan.
“Baksil memiliki daya tarik unik, karena menghadirkan area outdoor dan hutan di tengah kota. Ini menjadi salah satu destinasi baru yang cukup diminati wisatawan,” tandas dia.
Editor : Ahmad Sayuti

