Selebgram Indonesia Ditahan Junta Myanmar, Diduga Biayai Pemberontak
Seorang selebgram asal Indonesia dikabarkan tengah ditahan oleh otoritas militer Myanmar dengan tuduhan serius: mendanai kelompok pemberontak
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Seorang selebgram asal Indonesia dikabarkan tengah ditahan oleh otoritas militer Myanmar dengan tuduhan serius: mendanai kelompok pemberontak di negara yang masih dilanda konflik berkepanjangan. Kasus ini memicu perhatian serius dari Komisi I DPR RI serta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh anggota Komisi I DPR RI, Abraham Sridjaja, dalam rapat bersama Kemlu RI.
“Ada satu WNI kita yang kini ditahan oleh pemerintah Myanmar,” ujar Abraham dalam forum tersebut.
Abraham menjelaskan bahwa WNI yang dimaksud adalah seorang selebgram berusia 33 tahun. Ia menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan konflik politik di Myanmar dan tidak bermaksud terlibat dalam aktivitas ilegal.
“Dia hanya konten kreator. Sama sekali tidak ada niat untuk mendukung pemberontakan. Tapi sekarang dituduh membiayai kelompok pemberontak Myanmar,” lanjut Abraham.
Politisi Partai Golkar itu mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha. Ia meminta pemerintah Indonesia segera mengupayakan langkah diplomatik agar selebgram tersebut bisa dipulangkan.
“Kasus ini harus jadi prioritas. Dia anak muda yang hanya ingin berkarya, bukan mencari masalah,” tegas Abraham.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, belum memberikan pernyataan khusus terkait kasus ini. Namun, ia kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi WNI yang bepergian ke luar negeri, terutama ke negara yang tengah dilanda konflik seperti Myanmar.
“Perlu dipahami, situasi di Myanmar sangat kompleks. Bahkan berurusan dengan pemerintah atau junta di sana belum tentu menyelesaikan permasalahan secara menyeluruh,” jelas Sugiono.
Kemlu RI melalui platform Safe Travel dan Peduli WNI terus mendorong seluruh warga negara yang berada di luar negeri agar melapor dan mencatatkan keberadaan mereka, guna memudahkan proses perlindungan jika terjadi situasi darurat.
Hingga berita ini diturunkan, identitas selebgram tersebut masih dirahasiakan demi alasan keamanan. Namun, pemerintah Indonesia dipastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap WNI di luar negeri.
Editor : Firda Rachmawati

