Seleksi CASN Dimulai, Pemkab Cirebon Ingatkan Ancaman Calo Bergentayangan
Pemkab Cirebon mengingatkan peserta seleksi CASN untuk mewaspadai aksi-aksi calo CASN yang kerap mengaku bisa meloloskan CASN
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon,- Pemkab Cirebon memberikan peringatan keras kepada peserta seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) agar mewaspadai aksi-aksi calo yang kerap mengaku-ngaku dapat meloloskan peserta.
Peringatan tersebut disampaikan karena ditenggarai calo CASN tersebut sudah bergentayangan.
Seperti diketahui, Rabu, 22 September 2021 ini, pelaksanaan peserta seleksi CASN mulai mengikuti tes.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai mengaku, sudah mendapat laporan tentang bergentayangannya calo CASN. Mereka mengiming-imingi CASN bisa lolos seleksi.
"Menurut info, sekarang banyak yang mengaku bisa memfasilitasi meloloskan CASN. Itu semua tidak benar. Karena sekelas calo, bupati, Kepala dinas maupun kepala regional jawa barat tidak bisa melakukan intervensi," kata Hilmy.
Baca Juga: Krisdayanti Sebut Dana Aspirasi Anggota DPR Rp450 Juta, Fahri Hamzah: Berpotensi Sekali Disimpangkan
Hilmy menjelaskan, saat ini kelulusan baik P3K maupun CASN, murni by sistem. Artinya, sistem tidak bisa diotak atik.
Kalau peserta punya kemampuan dan kompetensi yang mumpuni, dipastikan akan lolos. Namun kalau tidak lolos, berarti kemampuannya juga kurang memenuhi. Justru dengan sistim seperti itu, nantinya Pemkab Cirebon akan mendapatkan SDM yang mumpuni.
"Lagi pula logikanya, bagaimana bisa diotak atik, kan ini by sistem. Yang lolos berarti memenuhi kriteria begitupun sebaliknya. Jadi jangan sampai tergiur oleh oknum walaupun mereka mengatas namakan menteri atau siapapun. Ikuti test saja dengan serius dan penuh konsentrasi," ungkapnya.
Himly menyebutkan, saat ini Kabupaten Cirebon mendapatkan formasi sebanyak 4.388 orang. Jumlah tersebut meliputi 91 formasi untuk CPNS, 4.167 formasi PPK guru dan 91 formasi untuk PPK non Guru.
Sementara jumlah pelamar untuk CPNS sendiri berjumlah 2.965 orang. Namun yang lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes seleksi hanya 2.174 Sedang pelamar untuk PPK no guru berjumlah 570 orang, namun yang lolos seleksi hanya 443 orang.
Baca Juga: Biadab!!! Suami di Cisarua Aniaya Istri Hingga Meregang Nyawa
"Jumlahnya cukup banyak juga. Tapi tida semua pelamar lolos dan biasa mengikuti test. Verifikasinya saja ketat. Jadi kami tidak mau main-main dengan masalah ini," ungkapnya.
Terpisah, Bupati Cirebon, Imron menyampaikan hal yang sama. Dirinya meminta supaya tidak terjebak dengan adanya upaya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang mengaku bisa meloloskan CASN. Dengan sistim yang ada saat ini, Imron menjamin semua CASN yang lolos nantinya adalah orang yang berkualitas dan dan punya kompetensi.
"Tidak ada permainan, kan semua sudah by sistem. Jadi jangan percaya dengan yang mengatasnamakan bisa meloloskan jadi CPNS. Justru sistim seperti ini nantinya Pemkab Cirebon akan punya ASN yang berkualitas," tegas Imron.***(Maman Suharman)
Editor : inilahkoran


