Selena Gomez Lawan Standar Kecantikan Tak Realistis, Ini Alasan Rare Beauty Didirikan
Selena Gomez mengungkap tekanan standar kecantikan di media sosial dan pentingnya kesehatan mental melalui misi Rare Beauty.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Penyanyi sekaligus aktris Selena Gomez angkat bicara mengenai tekanan standar kecantikan yang semakin kuat di tengah gempuran media sosial. Menurutnya, berbagai unggahan di media sosial kerap menciptakan gambaran kesempurnaan yang tidak realistis dan membuat banyak orang merasa harus terus membandingkan dirinya dengan orang lain.
Pengalaman Selena Gomez tumbuh di industri hiburan membuatnya memahami secara langsung tekanan untuk selalu tampil sempurna. Sorotan publik dan standar penampilan yang tinggi, menurutnya, dapat memberikan dampak terhadap kepercayaan diri dan kesehatan mental.
Selena Gomez Bicara soal Tekanan media sosial
Selena menilai media sosial sering membuat seseorang membandingkan kehidupan nyata dengan tampilan orang lain yang telah melalui berbagai proses penyaringan dan penyuntingan.
Kondisi tersebut dapat memunculkan perasaan tidak cukup baik hingga kesepian. Karena itu, Selena memilih mengambil jeda dari media sosial sebagai salah satu cara menjaga kesehatan mentalnya.
Detoks media sosial membuatnya dapat kembali menyadari bahwa apa yang terlihat di layar ponsel bukanlah gambaran kehidupan seseorang secara keseluruhan.
Selain mengurangi penggunaan media sosial, Selena juga terbuka mengenai pentingnya mendapatkan bantuan profesional. Ia pernah berbicara mengenai perjuangannya menghadapi depresi dan kecemasan serta pentingnya terapi dalam menjaga kesehatan mental.
Bagi Selena, menunjukkan sisi manusiawi dengan segala kekurangan justru lebih bermakna daripada berusaha mempertahankan citra sempurna di hadapan publik.
Rare Beauty Hadir dengan Konsep Kecantikan yang Lebih Inklusif
Pengalaman Selena bekerja bersama berbagai penata rias profesional turut mengubah cara pandangnya terhadap makeup.
Makeup tidak lagi dipandang sebagai alat untuk menutupi kekurangan, tetapi sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dan merayakan keunikan setiap orang.
Pandangan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dalam membangun Rare Beauty. Melalui merek kecantikannya, Selena ingin menciptakan ruang yang lebih inklusif dan mendorong masyarakat agar tidak merasa harus mengikuti standar kecantikan tertentu.
Rare Beauty juga menghadirkan berbagai pilihan warna produk complexion untuk menyesuaikan beragam warna kulit. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas representasi dalam industri kecantikan.
Selena ingin masyarakat menggunakan makeup sesuai dengan keinginan dan kenyamanan masing-masing, bukan karena merasa terpaksa memenuhi ekspektasi orang lain.
Rare Beauty Punya Misi untuk Kesehatan Mental
Rare Beauty juga memiliki misi sosial melalui Rare Impact Fund, yang berfokus pada peningkatan kesadaran mengenai kesehatan mental sekaligus memperluas akses terhadap dukungan dan layanan kesehatan mental.
Selena berkomitmen mengalokasikan sebagian hasil penjualan Rare Beauty untuk mendukung misi tersebut. Target yang dicanangkan adalah menghimpun dana hingga 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun dalam 10 tahun.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa bisnis kecantikan yang dibangun Selena tidak hanya berorientasi pada produk kosmetik, tetapi juga membawa pesan mengenai penerimaan diri dan kesehatan mental.
Melalui Rare Beauty, Selena ingin mengajak masyarakat berhenti membandingkan dirinya dengan orang lain dan mulai menghargai keunikan yang dimiliki.
"Saya ingin semua orang menemukan kekuatan dari apa yang membuat mereka unik. Hentikan membandingkan diri dengan orang lain, dan mulailah mencintai diri sendiri," tegas Selena.***
Editor : JakaPermana

