Seluruh Anak di Jabar Berpotensi Diimunisasi Ulang Bila Kasus Campak Melonjak
Dinkes Jabar bakal melakukan imunisasi ulang kepada seluruh anak di Jabar jika kasus campak melonnjak
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Anak yang pernah mendapatkan imunisasi campak, berpotensi menjalani vaksinasi ulang bila kasus campak melonjak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, Vini Adiani Dewi mengatakan, program Outbreak Response Immunization (ORI) telah disiapkan guna menghadapi kemungkinan tersebut.
"ORI itu adalah imunisasi pada seluruh anak usia 9-59 bulan, tanpa mengenal status imunisasi. Jadi, diimunisasi semuanya," ujar Vini saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Selasa (7/4/2026).
Jika kasus campak di Jabar terbilang landai, maka kata Vini akan dilakukan Catch Up Campaign (CUC).
"Jadi hanya bagi anak yang belum dilakukan imunisasi campak. Nah, tapi kalau untuk keseluruhan itu, para warga Jawa Barat yang belum diimunisasi itu, harus ikut namanya Imunisasi Kejar," ucapnya.
Untuk ORI kata dia, sudah dilakukan di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya. Di mana pada dua daerah tersebut dilakukan imunisasi ulang secara menyeluruh.
Di saat yang sama, Dinkes Jabar juga menggenjot Catch Up Campaign (CUC) atau imunisasi kejar bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak rubella (MR) secara lengkap. Delapan daerah kini menjadi arena percepatan, meliputi Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Subang.
Editor : Ahmad Sayuti

