INILAH, Garut - Seorang ibu rumah tangga Neni Sumarsih (41), warga Kampung Loji Desa Cimanganten Kecamatan Tarogong Kaler ditemukan tewas. Jasad korban mengambang di aliran sungai pinggir Jalan Rancabango Tarogong Kaler, Selasa (19/3/2019).
Kabar mengenai penemuan jenazah yang sempat dikira boneka itu sempat menggegerkan. Warga setempat menduga korban yang tengah menderita sakit itu terpeleset saat hendak menuju jamban umum.
Jasad korban pertama kali ditemukan warga yang sedang memancing di aliran sungai sekitar pukul 14.30 WIB.
Salah seorang saksi, Awan (37) menuturkan bersama beberapa teman melihat suatu benda disangka boneka besar mengambang ke arahnya. Namun, saat diperhatikan lebih fokus 'boneka' tersebut jasad manusia.
Melihat itu, dia langsung memanggil teman-temannya menunjukkan temuannya. Warga pun berdatangan dan melaporkannya ke polisi. Tak lama berselang, suami korban Jajang turut mendatangi lokasi bersama warga itu langsung terjun ke sungai.
“Setelah diangkat bersama-sama, ternyata jasad itu dikenali sebagai Neni. Jasadnya langsung dibawa ke rumah duka," kata Awan.
Sementara itu, Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Tito Bintoro membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dia menyebutkan Neni diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 13.00 WIB. Pihak keluarga sempat mencari keberadaannya karena tak kunjung kembali.
“Sekitar pukul 14.30 WIB, ditemukan sesosok mayat yang diketahui identitasnya bernama Neni. Langsung kami evakuasi bersama warga dan aparat TNI,” kata Tito.
Dia menjelaskan, Neni diketahui sedang menderita sakit. Korban hendak menuju jamban umum berlokasi persis dekat lokasi kejadian. Diduga, Neni terpeleset jatuh ke sungai dan tenggelam terseret arus yang cukup deras. Jenazah korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Loji pada hari itu juga.