Sepanjang 2025, PUTR KBB Rampungkan 29 Titik Perbaikan Jalan

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebut sebanyak 29 proyek perbaikan jalan di wilayahnya rampung dilakukan

Sepanjang 2025, PUTR KBB Rampungkan 29 Titik Perbaikan Jalan
Kabid Jalan dan Jembatan pada Dinas PUTR KBB, Asep Indra

INILAHKORAN.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebut sebanyak 29 proyek perbaikan jalan di wilayahnya rampung dilakukan.

Dari 29 titik pembangunan jalan tersebut, 19 di antaranya dibiayai APBD murni dan 10 dibiayai APBD perubahan KBB. Tiga di antaranya yang baru selesai pada akhir tahun ini, yakni jalan Cisaroni di Desa Cikahuripan, jalan Wedana atau jalan SMPN 1 Lembang dan jalan Sesko AU Lembang.

"Untuk perbaikan jalan Cisaroni yang baru rampung itu sekitar 600 meter dari total 3 kilometer dengan total anggaran Rp1,9 miliar. Kalau untuk pembangunan dimulai dari 25 November sampai 29 Desember 2025," kata Kabid jalan dan Jembatan pada Dinas PUTR KBB, Asep Indra, Selasa 30 Desember 2025.

Sesuai target, lanjut Asep, pada Sabtu 27 Desember 2025 pihaknya sudah melakukan pengecoran dan sudah dilakukan coring. Termasuk, ketebalan sudah masuk sesuai syarat.

"Ke depan pekerjaan akan dilanjutkan. Mudah-mudahan 2026 ada lagi dan akan kita ajukan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke provinsi," ujarnya.

Kemudian, untuk perbaikan jalan SMP atau jalan Wedana itu sepanjang 260 meter juga sudah rampung. Pembangunan jalan itu menghabiskan anggaran sebesar Rp500 juta.

"Pekerjaan dimulai sejak 5 Desember hingga 30 Desember 2025. Untuk lebarnya cukup bervariasi," ucapnya.

"Alhamdulillah rampung dan lancar, spek sesuai syarat dan sudah di coring, tinggal nunggu pencairan dan sudah berproses," sambungnya.

Selanjutnya, untuk perbaikan jalan Sesko AU Lembang dengan panjang 300 meter dengan anggaran Rp1,2 miliar juga sudah rampung dan semuanya rabat beton.

"Secara teknis kita sudah punya target untuk tahun 2026. Bahkan, ada prioritas yang viral-viral di media sosial," ucapnya.

"Mudah-mudahan angkanya lebih besar, karena pembangunan jalan yang kita lakukan juga bergantung pada anggaran," sambungnya.

Untuk jalan Cisaroni di Desa Cikahuripan, terang Asep, kemungkinan bisa menjadi prioritas dan bakal dilakukan betonisasi.

"Di bawah juga sama harus dilakukan betonisasi, karena memang kalau dihotmix tidak akan bertahan lama karena tergerus air," ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Cikahuripan, Oman Haryanto mengaku bersyukur lantaran perbaikan jalan Cisaroni di wilayahnya bisa terealisasi meski masih belum rampung secara keseluruhan.

"Secara keseluruhan jalan yang harus diperbaiki itu panjangnya 3 kilometer. Tapi baru rampung 600 meter sampai Mandarin. Artinya Pemkab Bandung Barat masih punya pekerjaan rumah," kata Oman.

Pihaknya berharap lanjutan perbaikan jalan Cisaroni bisa diprioritaskan di tahun 2026 mengingat jalan di wilayahnya itu cukup curam dan banyak warga yang mengalami kecelakaan.

"Banyak yang mengadu dan ditanami pohon pisang. Mudah-mudahan ke depan bisa menilai kerja wakil rakyat dan hari ini sudah bisa dilihat," tandasnya.*** 


Editor : Ahmad Sayuti