Sepekan, BMKG Catat 19 Kali Gempabumi Guncang Jawa Barat 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung mencatat sebanyak 19 kejadian gempabumi mengguncang wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama periode 2 hingga 8 Januari 2026.

Sepekan, BMKG Catat 19 Kali Gempabumi Guncang Jawa Barat 
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung mencatat sebanyak 19 kejadian gempabumi mengguncang wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama periode 2 hingga 8 Januari 2026.

Dari jumlah tersebut, 11 gempabumi berpusat di laut, sementara 8 kejadian lainnya berpusat di darat. Kedalaman gempabumi yang tercatat bervariasi, mulai dari 8 kilometer hingga 319 kilometer.

BMKG mencatat magnitudo terbesar mencapai M3,3, sedangkan magnitudo terkecil M1,3. Meski demikian, sepanjang periode tersebut tidak ada gempabumi yang dirasakan oleh masyarakat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Dr. Teguh Rahayu, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Masyarakat juga diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempabumi, demi keselamatan bersama,” ujarnya.

BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas seismik dan akan menyampaikan informasi resmi apabila terjadi perkembangan signifikan.***


Editor : JakaPermana