Sesar Aktif Diduga Jadi Penyebab Gempa Sumedang

Gempa yang mengguncang Kabupaten Sumedang, saat malam pergantian tahun kemarin, diduga disebabkan oleh sesar aktif.

Sesar Aktif Diduga Jadi Penyebab Gempa Sumedang

INILAHKORAN, Bandung - gempa yang mengguncang Kabupaten Sumedang, saat malam pergantian tahun kemarin, diduga disebabkan oleh sesar aktif.

Kepala Stasiun Geofisika dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Bandung Teguh Rahayu mengaku masih mencari tahu mengenai sesar yang dimaksud.

"Kami memprediksi bahwa ini adalah aktivitas dari sesar-sesar lokal yang ada di wilayah Sumedang, tapi kami belum bisa menyampaikan bahwa ini dari sesar apa namun yang jelas dari sesar-sesar aktif yang berada di sekitar Sumedang," ujar Teguh, Senin 1 Januari 2024.

Saat ini, pihaknya masih terus lakukan pantauan terkait potensi adanya gempa susulan. Meski begitu masyarakat dihimbau untuk tidak panik.

BKMG saat ini terus mengkaji beberapa potensi sesar aktif yang ada di Sumedang. Di sisi lain, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, waspada, meningkatkan mitigasi, dan jangan terjebak dengan hoaks. Pihaknya akan terus menginformasikan secara berkala.

"Yang namanya gempa tidak bisa kita prediksi kapan terjadinya, berapa kekuatannya dan yang lokasinya tapi yang bisa kita lakukan adalah memantau, mudah-mudahan gempanya tidak berlanjut," tuturnya.

"Ada beberapa potensi sesar lokal di Sumedang tapi nanti kita coba kaji lagi karena kita harus hati-hati dalam hal ini. Nanti kalau sudah terdeteksi ataupun ada indikasi dari sesar mana akan kita sampaikan," ia melanjutkan.

Diketahui, terjadi tiga kali gempa terjadi di Kabupaten Sumedang pada pukul 14.35 magnitudo 4.1, disusul pukul 15.38 dengan magnitudo 3.4, dan pukul 20.34 magnitudo 4.8.

Salah satu titik yang menjadi fokus penanganan adalah RSUD Sumedang yang membuat pasien harus dievakuasi keluar gedung karena bangunan mengalami sejumlah kerusakan.

Sementara itu BPBD Jabar melaporkan hasil pendataan sementara dampak gempa di beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung.

Di wilayah Kabupaten Sumedang, tercatat dampak gempa terjadi di Kecamatan Sumedang Utara, Kecamatan Sumedang Selatan, Kecamatan Tanjungmedar, Kecamatan Tanjungkerta, Kecamatan Jatinangor, Kecamatan Rancakalong, Kecamatan Pamulihan dan Kecamatan Surian.

Kerusakan terjadi di 132 rumah, satu fasilitas kesehatan dan empat fasilitas pendidikan. Tiga orang tercatat mengalami luka ringan.

Di Kabupaten, dampak gempa terjadi di Kecamatan Arjasari dan Kecamatan Cicalengka. Satu rumah dan satu fasilitas kesehatan terdampak gempa. (Cesar Yudistira)


Editor : Ahmad Sayuti