Setelah Prambanan, Aksi Shalawat di Pinggir Laut Viral dan Picu Perdebatan Warganet

Viral yang menampilkan sekelompok orang melantunkan shalawat di pinggir laut

Setelah Prambanan, Aksi Shalawat di Pinggir Laut Viral dan Picu Perdebatan Warganet

INILAHKORAN.ID - Sebuah video yang menampilkan sekelompok orang melantunkan shalawat di pinggir laut mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.

Video ini muncul tak lama setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan aksi shalawatan di kawasan Candi Prambanan, yang juga menuai perhatian luas.

Meski dilakukan di lokasi yang berbeda, nuansa kekhusyukan dalam melantunkan shalawat dinilai serupa. Hal tersebut sebagaimana tertulis dalam keterangan video yang beredar di media sosial. 

“Usai viral shalawatan di Candi Prambanan, kini muncul lagi video viral shalawat di pinggir laut,” tulis akun pengunggah dalam keterangannya.

Tuai Pro dan Kontra di Media Sosial

Kemunculan video tersebut langsung memantik beragam respons dari warganet. Sebagian netizen menyuarakan pertanyaan kritis terkait pelaksanaan aktivitas keagamaan di ruang terbuka dan tempat umum, sementara lainnya justru mempertanyakan maksud serta tujuan kegiatan tersebut.

“Kalau misalnya agama lain melakukan doa di berbagai tempat umum, kira-kira respons mereka yang pro ini bagaimana ya?” tulis salah satu netizen dalam kolom komentar.

Komentar lain mempertanyakan lokasi kegiatan shalawat tersebut. “Kenapa baca sholawat di dekat air laut, itu maksudnya mau ngapain?” tulis netizen lainnya.

Tak sedikit pula komentar bernada keras yang menilai kegiatan tersebut sebagai tindakan yang tidak semestinya. “Tangkap saja, ini sudah penyimpangan-penyimpangan,” tulis seorang pengguna media sosial.

Fenomena viral dan Sensitivitas Ruang Publik

Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana aktivitas keagamaan di ruang publik kerap menjadi isu sensitif di tengah masyarakat majemuk. Media sosial pun menjadi ruang terbuka bagi perdebatan antara kebebasan berekspresi, toleransi, serta persepsi publik terhadap simbol dan praktik keagamaan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai lokasi maupun tujuan kegiatan shalawat di pinggir laut tersebut. Namun, perbincangan di dunia maya masih terus bergulir dan menjadi sorotan warganet.


Editor : Firda Rachmawati