Siswa Keracunan MBG Diberi Trauma Healing oleh Dinkes Kabupaten Demak
Dinkes Kabupaten Demak berikan trauma healing pada siswa yang keracunan MBG.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sejumlah siswa di wilayah Kecamatan Kebonagung, Demak, sebelumnya mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
MBG yang disantap siswa ini diketahui disediakan oleh SPPG dari Desa Pilangwetan yang memberikan MBG pada 1.500-an manfaat.
Dari 1.500-an penerima manfaat di sekolah, mulai dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), MTs, hingga Madrasah Aliyah (MA), tercatat ada 134 siswa yang diduga terdampak.
Dari 134 siswa yang keracunan MBG, sebanyak 68 siswa menjalani rawat inap dan 66 siswa rawat jalan.
Kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak, Jawa Tengah memberikan trauma healing (penyembuhan psikologis) kepada siswa yang keracunan makanan program MBG yang disajikan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Desa Pilangwetan, kabupaten setempat.
"trauma healing diberikan dengan metode hypnotherapy untuk membantu memulihkan kondisi psikologis siswa maupun guru setelah kejadian keracunan makanan tersebut," kata Kepala Puskesmas Kebonagung Arif Setiawan.
"Sasaran tidak hanya terhadap siswa yang sebelumnya keracunan, termasuk guru yang tidak ikut mengonsumsi makanan juga ada yang mengalami trauma, sehingga juga diberikan terapi serupa," lanjutnya.
Dia menjelaskan sejumlah guru mengalami trauma setelah melihat kondisi siswa yang muntah akibat peristiwa tersebut.
Bahkan, ada beberapa siswa yang masih merasa takut untuk kembali menerima makanan dari program MBG, sehingga diperlukan pendampingan secara bertahap.
Pemulihan kondisi psikologis siswa yang menempuh pendidikan di bawah Yayasan YASUA Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung tidak hanya sekali, ketika membutuhkan terapi tambahan akan dilakukan hingga benar-benar pulih.
Pihak Puskesmas juga terus melakukan pemantauan terhadap siswa dan guru yang terdampak agar kondisi psikologis mereka segera pulih.***
Editor : Irma Nurfajri


