BGN Dapat Anggaran Rp240 T untuk Kelola MBG Tahun 2027: Pastikan Digunakan Efektif
BGN akan dapat anggaran Rp240 T untuk kelola program MBG di tahun 2027 mendatang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tahun 2027 mendatang Badan Gizi Nasional (BGN) akan kembali dapat anggaran ratusan triliun rupiah untuk Program Makan Bergizi Gratis (BGN).
BGN kini menyatakan akan memperkuat kualitas layanan, tata kelola, serta memperluas jangkauan penerima manfaat agar pelaksanaan Program MBG berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
BGN akan memperoleh alokasi anggaran Tahun anggaran 2027 sebesar Rp240,20 triliun yang disepakati bersama Komisi IX DPR RI.
"Fokus kita ke depan bukan hanya pada perluasan jumlah penerima manfaat. Yang lebih penting adalah memastikan bahwa penyediaan makanan benar-benar tepat sasaran, memenuhi standar kualitas dan keamanan, serta memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi masyarakat," jelas Kepala BGN Sudaryono.
Sudaryono menegaskan anggaran yang diterima BGN akan dikelola secara optimal dengan memastikan setiap alokasinya memiliki keterkaitan langsung dengan upaya pemenuhan gizi masyarakat.
"Setiap rupiah anggaran harus memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kualitas gizi masyarakat," ujar pria yang akrab disapa Mas Dar.
"Karena itu, kami akan memastikan anggaran ini digunakan secara efektif, efisien, akuntabel, dan tepat sasaran," lanjutnya.
Dari total anggaran tersebut, BGN akan menggunakan Rp232,88 triliun atau 96,95 persen untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional.
Sementara itu, untuk sisanya sebesar Rp7,33 triliun atau 3,05 persen dialokasikan untuk dukungan manajemen.
Dari alokasi Program Pemenuhan Gizi Nasional, porsi terbesar diarahkan untuk pelaksanaan MBG yakni sekitar Rp232,50 triliun atau 99,84 persen.
Sedangkan sekitar Rp373,30 miliar dialokasikan untuk kegiatan teknis non-MBG yang turut mendukung upaya pemenuhan gizi.
BGN saat ini menargetkan program MBG menjangkau 72.464.886 penerima manfaat di seluruh Indonesia pada tahun 2027 mendatang
Target tersebut terdiri atas 60.599.777 anak sekolah dengan alokasi anggaran sebesar Rp198,96 triliun serta 11.865.109 penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan alokasi sebesar Rp33,54 triliun.***
Editor : Irma Nurfajri

