Siswa Pelihara Anak Ayam Mulai Tunjukan Hasil
Belajarlah dari kegagalan. Hal itu juga yang diyakini sejumlah siswa SMP 54 Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Belajarlah dari kegagalan. Hal itu juga yang diyakini sejumlah siswa SMP 54 Kota Bandung. Satu kelompok yang terdiri dari lima siswa mendatangi kepala sekolah dan meminta kembali diberikan anak ayam. Pasalnya, anak ayam yang diberikan sebelumnya ternyata mati dimakan tikus.
"Alhamdulillah dari merawat anak ayam, anak-anak belajar bertanggung jawab. Mereka belajar bagaimana mengelola kekecewaan, mencari solusi atas masalah yang dihadapi dan cara memperbaiki diri," kata Kepala SMPN 54 Kota Bandung Ika Fiesta Renny, Sabtu (4/1/2020).
Dia mengungkapkan, anak-anak tersebut mendatanginya. Mereka kemudian meminta maaf telah lalai menjaga amanah yang dititipkan. Mereka berjanji tidak akan mengulangi kesalahan.
“Dengan memberi amanah merawat anak ayam, mereka belajar banyak hal soal tanggung jawab dan kasih sayang. Ini sebuah hasil. Itu karena kesalahannya menyimpan kandang anak ayam. Sehingga anak ayamnya dimakan tikus,” ucapnya.
Ika memastikan, selain lima anak ayam yang dimakan tikus, sebagian besar 278 anak ayam tumbuh kembang dengan normal. Para siswa SMPN 54 Kota Bandung cukup apik dan terampil merawat anak ayam. “Mereka senang dengan program ini. Buktinya, ada yang mati, mereka pun meminta diberi lagi,”ujar dia.
Di luar itu, dia sangat berharap, kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua bisa semakin bagus. Khususnya bagi para orang tua agar terus mendukung anaknya memelihara ayam. Karena hal itu bagian dari upaya pembentukan karakter anak.
“Ini bukan hanya sekedar memelihara anak ayam. Tetapi lebih dari itu, banyak hal positif yang bisa diperoleh para siswa. Mulai dari mengetahui tentang tumbuh kembang ayam, belajar bekerja sama dengan teman, hingga bersabar,” pungkasnya. (yogo triastopo)
Editor : suroprapanca


