Soal Identitas Mayat di Sungai Cimuka Margaasih, Polisi Mulai Dapatkan Titik Terang
Warga Kampung Babakan Tengah, Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat tanpa busana tergeletak di bebatuan aliran Sungai Cimuka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Warga Kampung Babakan Tengah, Desa Nanjung, Kecamatan margaasih, Kabupaten Bandung dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat tanpa busana tergeletak di bebatuan aliran sungai cimuka.
Kapolsek margaasih, Kompol Bony Yuniar membenarkan adanya temuan mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas dan langsung dilaporkan ke Polsek margaasih.
"Informasi temuan mayat di bantaran Sungai Cimuka itu terjadi pada Senin 17 Maret 2025. Kemudian kami datang untuk cek TKP," kata Bony saat dikonfirmasi.
Mayat tersebut, ungkap Beny, ditemukan warga yang saat itu tengah membersihkan cangkul usai dirinya menggali korban. Dari kejauhan, saksi mengaku melihat sesosok mayat di bantaran sungai.
Hanya saja, saksi tidak berani mendekat dan langsung melaporkan temuan mayat tersebut ke pengurus RT dan RW lalu ke kepolisian.
"Jenis kelaminnya laki-laki dan usianya diperkirakan 60 tahun," ujarnya.
Kemudian, pihaknya berusaha melakukan pemeriksaan awal dengan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Ada titik terang mengenai identitas korban tersebut.
"Di awal kami sempat lakukan pengecekan sidik jari, ditemukan titik terang korban ini berasal dari Cililin," ujarnya.
"Anggota sedang mengecek apakah ada keluarganya di sana," sambungnya.
Bony menyebut, polisi tak menemukan identitas yang melekat di tubuh korban. Saat ditemukan, mayat tersebut tanpa mengenakan busana namun ada kaos berwarna cokelat yang melekat di kepala mayat.
"Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini korban langsung dibawa ke RS Hasan Sadikin untuk diautopsi," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

