Soal Unsur Kelalalaian dalam Kecelakaan Land Rover Maut di Pangalengan, Polisi: Jangan Berasumsi!

Ada yang menduga kecelakaan Land Rover maut di Pangalengan karena kelalaian. Betulkah? Ipda Wawan Sopian memberikan jawaban tegas.

Soal Unsur Kelalalaian dalam Kecelakaan Land Rover Maut di Pangalengan, Polisi: Jangan Berasumsi!
Kondisi mobil Land Rover masuk jurang di Pangalengan yang menyebabkan seorang wanita 20 tahun tewas.

INILAHKORAN, Soreang – Ada yang menduga kecelakaan Land Rover maut di Pangalengan karena kelalaian. Betulkah?

Kanit Reskrim Polsek Pangalengan, Ipda Wawan Sopian, tak mau menduga-duga. Yang jelas, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan karena pemeriksaan masih jauh dari tuntas.

“Soal dugaan ada kelalaian atau tidak, saya belum dapat menyimpulkannya. Karena sejak kejadian kemarin, kami belum dapat memintai keterangan dari para korban, kondisinya masih belum dapat dimintai keterangan,” katanya kepada INILAHKORAN, Kamis.

Dia memperhitungkan, kemungkinan baru dalam waktu tiga atau empat hari ke depan pihaknya baru bisa mendatangi rumah sakit untuk memintai keterangan dari korban yang selamat.

Baca Juga: Apa Pemicu Kecelakaan Land Rover Maut Karyawan Biofarma di Pangalengan? Begini Kata Polisi....

Dikatakan Wawan, sejak kejadian kemarin, pihaknya hanya melakukan prosedur penanganan tempat kejadian perkara (TKP) seperti pengamanan TKP, mengamankan barang bukti, serta memasang garis polisi (police line) di TKP.

Langkah selanjutnya, memintai keterangan dari para saksi, termasuk para saksi korban yang hingga saat ini masih terbaring di rumah sakit.

“Kami tidak bisa berasumsi kalau belum ada keterangan resmi dari para korban. Kalau dugaan mah, saya juga bisa saja seperti menduga ada kelalaian. Tapi kan kita tidak boleh berasumsi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, satu orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka berat akibat kendaraan offroad Land Rover yang tergelincir ke jurang sedalam kurang lebih 30 meter di Kampung/Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Rabu (20/10/2021). 

Baca Juga: Sedih, Ini Postingan Terakhir Korban Tewas Akibat Land Rover Masuk Jurang di Pangalengan

Wawan Sopian mengatakan, mobil Land Rover yang dikemudikan oleh Asep Ceudeum bersama dua orang pemandu membawa enam orang tamu wisatawan. Mereka dari arau Situ Cileunca menuju rute offroad, kemudiam ditengah perjalanan tepatnya dibelokan jalan Sungapan yang menanjak. 

"Kejadian sekitar pukul 11 00 WIB, sebelumnya kendaraan melaju seperti biasa namun tiba-tiba mesin mobil mati, kendaraan mundur dan terperosok kedalam jurang sedalam kurang lebih 30 meter. Satu orang meninggal dunia, dan tujuh orang lainnya luka berat," kata Wawan melalui sambungan telepon. 

Dikatakan Wawan, mobil offroad tersebut membawa rombongan wisatawan yang hendak berlibur. Korban meninggal dunia bernama Rienda Aulia (22) warga Padalarang Kabupaten Bandung Barat, kemudian korban luka berat bernama Widia (22) juga warga Padalarang. Korban luka berat lainnya adalah Vera (36) warga Rancaekek, Ipah (58) warga Sukajadi Kota Bandung, Roni (31) warga Pangalengan, Yuli (37)warga Dago Bengkok Kota Bandung, Didin (60) warga Kota Bandung dan Agus Supriatna (50) warga Sukajadi Kota Bandung. Semua korban belakangan diketahui karyawan PT Biofarma dan keluarganya.

Baca Juga: Land Rover Masuk Jurang di Pangalengan, Wanita Muda Karyawati Biofarma Tewas, Ini Kronologi dan Daftar Korban

“Sebelum dibawa ke rumah duka, korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit KPBS Pangalengan. Sedangkan korban lainnya yang mengalami luka berat dibawa ke RS Al Ihsan Baleendah dan RS Halmahera Kota Bandung,” ujar Wawan.(rd dani r nugraha).


Editor : inilahkoran