Ranca Upas Diserbu Wisatawan Jelang HUT ke-81 RI, Camping Menjadi Favorit
Libur panjang menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membuat kawasan wisata Ranca Upas, Kabupaten Bandung, dipadati wisatawan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Libur panjang menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membuat kawasan wisata Ranca Upas, Kabupaten Bandung, dipadati wisatawan. Destinasi yang berada di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, itu ramai dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara.
Selain menikmati udara sejuk dan panorama pegunungan Bandung Selatan, wisatawan memanfaatkan momentum libur panjang untuk camping bersama keluarga. Penangkaran rusa dan fasilitas campervan menjadi sejumlah daya tarik yang paling banyak diminati.
Site Manager Ecounique Ranca Upas, Jaka Ismawijaya, mengatakan minat masyarakat terhadap wisata alam meningkat menjelang peringatan 17 Agustus.
“Animo masyarakat untuk berwisata alam meningkat jelang 17 Agustus. Penangkaran rusa dan area campervan private jadi spot yang paling banyak dipesan,” kata Jaka, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, arus kunjungan di kawasan penangkaran rusa cukup ramai, tetapi masih berjalan lancar. Pengelola juga terus memastikan aktivitas wisata berlangsung aman dan nyaman bagi pengunjung.
“Kalau kunjungan menjelang HUT RI lumayan ramai, lancar di penangkaran rusa,” ujarnya.
Penangkaran Rusa Jadi Daya Tarik Ranca Upas
Penangkaran rusa menjadi salah satu ikon wisata Ranca Upas. Saat ini, populasi rusa di kawasan tersebut mencapai sekitar 94 ekor, meningkat dibandingkan populasi awal yang hanya sekitar 32 ekor.
“Kalau rusa ini dari Timor Timur. Kalau rusa awalnya dari 32 ekor, sekarang sudah sampai ke 94 ekor,” kata Jaka.
Area penangkaran rusa tersebut memiliki luas sekitar 4,70 hektare. wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan rusa sekaligus menikmati suasana alam khas dataran tinggi Bandung Selatan.
Petugas Penangkaran Rusa Ranca Upas, Cevi Cahyadin, mengatakan rusa-rusa di kawasan tersebut sudah terbiasa dengan keberadaan pengunjung.
“Rusa di sini sudah jinak, jadi aman. Kalau mau interaksi langsung bisa masuk,” ujar Cevi.
Bagi wisatawan yang belum berani masuk ke area penangkaran, pemberian pakan juga dapat dilakukan dari luar.
“Kalau belum berani masuk, bisa kasih pakan dari luar,” katanya.
Cevi menjelaskan, rumput merupakan pakan utama rusa. Sementara wortel dan sayuran hanya menjadi pakan tambahan yang biasanya diberikan wisatawan.
“Pakan utamanya rumput. Kalau wortel sama sayur itu cuma tambahan buat kasih pakan di sini saja, buat pengunjung,” tuturnya.
camping dan Campervan Jadi Pilihan wisatawan
Selain penangkaran rusa, fasilitas bermalam juga menjadi daya tarik Ranca Upas. Pengelola menyediakan berbagai pilihan, mulai dari camping keluarga, campervan park, campervan private, hingga igloo camp dan onsen.
Untuk campervan private, pengelola menyediakan fasilitas penerangan serta sistem pengelolaan lahan yang dirancang untuk mengantisipasi genangan saat hujan.
“Untuk campervan, fasilitasnya sudah lengkap, termasuk penerangan. Coupling-nya pun kita pakai split untuk antisipasi musim hujan, biar posisi air tidak bergenang,” jelas Jaka.
wisatawan yang membawa kendaraan dan perlengkapan sendiri cukup melakukan reservasi. Setelah itu, pengelola akan menyiapkan area sesuai pesanan.
“Pengunjung tinggal datang, tinggal reservasi ke admin Ranca Upas, kita langsung fasilitasi,” katanya.
Ada Diskon 17 Persen untuk HUT ke-81 RI
Untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pengelola Ranca Upas juga menyiapkan sejumlah agenda khusus yang dipusatkan di area depan parkir.
Selain itu, pengelola memberikan potongan harga sebesar 17 persen bagi pengunjung pada 15, 16, dan 17 Agustus 2026.
Jaka mengajak wisatawan memanfaatkan momentum libur panjang dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di kawasan wisata.
“Insyaallah aman, nyaman, terus selalu kita siap melayani pengunjung, baik yang camping atau yang reguler. Ditunggu kedatangannya di Ranca Upas,” ujarnya.
wisatawan Jakarta Pilih Campervan di Ranca Upas
Ramainya area campervan juga menarik wisatawan dari luar Jawa Barat. Salah satunya Rahmat (55), wisatawan asal Jakarta yang memilih Ranca Upas untuk menghabiskan libur 17 Agustus bersama keluarganya.
Rahmat datang bersama istri dan seorang anak. Ia mengaku sudah menekuni aktivitas campervan selama sekitar empat tahun.
“17 Agustus ini coba mau campervan di Ranca Upas. Kita bawa tenda sendiri, kita satu keluarga, anak saya satu sama istri,” kata Rahmat.
Berbagai perlengkapan camping dibawa sendiri, mulai dari tenda, meja untuk memasak dan makan, hingga peralatan mencuci.
Rahmat juga mengaku selalu membawa tempat sampah sendiri setiap kali melakukan aktivitas camping sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Kalau campervan itu adalah go cleaning. Kita selalu bawa tempat sampah sendiri, dilengkapi dengan plastik. Jadi kalau camping, enggak pernah meninggalkan sampah,” ujarnya.
Menurut Rahmat, Ranca Upas memiliki daya tarik tersendiri karena kawasan camping yang sudah lama dikenal wisatawan kini mulai dilengkapi fasilitas yang lebih modern.
“Memang ini adalah camp lama. Cuma sekarang sudah mulai dimodernisasi,” katanya.
Dengan kombinasi penangkaran rusa, camping keluarga, campervan private, serta panorama pegunungan, Ranca Upas menjadi salah satu destinasi yang ramai diburu wisatawan saat libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pengelola mengingatkan wisatawan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, menjaga kebersihan, dan mematuhi aturan selama berada di kawasan wisata.***
Editor : JakaPermana


