Diduga Pungli, Wisatawan Cekcok dengan Warlok di Curug Leuwi Hejo
Video keributan wisatawan dengan warga lokal di Curug Leuwi Hejo Sentul viral. Netizen mengeluhkan maraknya pungli dan tarif masuk yang tak wajar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Aksi percekcokan antara wisatawan dan warga lokal (warlok) di kawasan wisata alam Curug Leuwi Hejo, Sentul, Kabupaten Bogor, mendadak viral di media sosial.
Kejadian ini memicu gelombang kritik dari netizen yang mengeluhkan buruknya tata kelola wisata serta maraknya dugaan pungutan liar (pungli) di lokasi tersebut.
Berdasarkan unggahan yang dibagikan oleh akun @infogunungputri.id, perselisihan tersebut berawal dari masalah tarif masuk serta pungli berapis yang dipatok di luar kewajaran.
"POV ke curug malah ribut sama warlok. Momen keributan atau cekcok antara wisatawan dan warga lokal di kawasan Curug Leuwi Hejo umumnya dipicu oleh masalah pungutan liar (pungli) dan lonjakan harga tiket masuk mendadak di luar kewajaran," tulis narasi dalam unggahan tersebut.
Pengalaman Buruk wisatawan dan Reaksi Netizen
Unggahan tersebut langsung dibanjiri beragam komentar dari warganet.
Banyak di antaranya membagikan pengalaman serupa terkait bayaknya pos pembayaran tidak resmi saat berkunjung ke Curug Leuwi Hejo.
Berikut beberapa komentar netizen yang menyoroti persoalan ini:
@kikimeel: "Asliiiii waktu itu bertiga pake motor ke leuwi hejo, bayar masuknya sampe 2 atau 3 pos di kenain tiket masuk. Daaan yg bikin gong terakhir pas beneran mau masuk parkiran ada gerbang gede tulisan selamat datangnya itu 3 orang + 2 motor bayar lagiiii 155 ribuuuwwww. Astaghfirullah kata aku tehhhh????"
@romlihermawan20: "Leuwi hejo masih bnyak pungli? Dari jaman guwehhh keknya lintas generasi ga ada perubahan ya? pungli..pungli...daaaaan pungliiii"
@mrizkyrkt: "langsung komplen ke KDM mumpung lg rajin nyamperin yg viral2 doi haha disikat abis pasti itu"
@davitisme: "Ketika para pemalas mencari duit.."
Banyaknya aduan mengenai penarikan biaya berkali-kali di sepanjang jalur menuju curug membuat publik mendesak dinas pariwisata setempat serta pihak kepolisian untuk segera menindak tegas oknum-oknum pelaku pungli.
Editor : Firda Rachmawati

