Cegah Pungli di Objek Wisata Garut, Pemkab Siapkan Sistem Penerapan Retribusi Digital
Cerita mengenai adanya pungli di sejumlah destinasi wisata Garut masih kerap terjadi. Biasanya, kejadian mengemuka seiring tingginya angka kunjungan wisatawan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Cerita mengenai adanya pungutan liar (pungli) di sejumlah destinasi wisata Garut masih kerap terjadi. Biasanya, kejadian mengemuka seiring tingginya angka kunjungan wisatawan.
Pemkab Garut saat ini menyiapkan sistem digital dalam penerapan retribusi untuk mencegah adanya pungli di sejumlah objek wisata. Selain memberikan kenyamanan pengunjung, sistem yang dibangun itu pun mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
"Kita diminta lebih intens dalam menggunakan digitalisasi, pembayaran nanti seperti itu (digital)," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dikutip Antara, Selasa (7/72026).
Menurutnya, pemerintahan daerah selama ini terus membenahi tata kelola sektor pariwisata agar lebih nyaman bagi wisatawan termasuk masalah retribusi masuk maupun parkir kendaraan.
Sistem digitalisasi diharapkannya bisa mengatasi berbagai persoalan di lapangan seperti adanya praktik pungutan liar maupun kebocoran pendapatan dari sektor pariwisata.
Dari berbagai rekaman video di media sosial, banyak yang memperlihatkan wisatawan kerap ditarik pungli oleh oknum di suatu tempat wisata. Di antaranya, wisatawan selain membayar tiket masuk di gerbang utama namun di dalam kawasan mereka harus membayar tempat duduk bertikar dan fasilitas toilet.
Editor : Doni Ramdhani

