Apa Pemicu Kecelakaan Land Rover Maut Karyawan Biofarma di Pangalengan? Begini Kata Polisi....
Apa penyebab kecelakaan tunggal Land Rover maut di Kampung Warnasari, Pangalengan, Kabupaten Bandung? Hingga kini, polisi belum menyimpulkan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang – Apa penyebab kecelakaan tunggal Land Rover maut di Kampung Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung? Hingga kini, polisi belum menyimpulkan.
Pihak kepolisian belum dapat memintai keterangan dari para korban dan pengemudi Land Rover maut yang tergelincir masuk jurang di Pangalengan pada Rabu, 20 Oktober 2021 kemarin. Sehingga, belum bisa dipastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak.
Kanit Reskrim Polsek Pangalengan, Ipda Wawan Sopian mengatakan, hingga saat ini enam orang korban luka berat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Ihsan Baleendah dan RS Halmahera Kota Bandung.
Karena luka-luka yang mereka alami cukup berat sehingga belum dapat dimintai keterangan. Sehingga, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab ada atau tidaknya unsur kelalaian dari penyelenggaran dan operator aktivitas wisata tersebut.
Baca Juga: Sedih, Ini Postingan Terakhir Korban Tewas Akibat Land Rover Masuk Jurang di Pangalengan
Diberitakan sebelumnya, satu orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka berat akibat kendaraan offroad Land Rover yang tergelincir ke jurang sedalam kurang lebih 30 meter di Kampung/Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Rabu (20/10/2021).
Wawan Sopian mengatakan, mobil Land Rover yang dikemudikan oleh Asep Ceudeum bersama dua orang pemandu membawa enam orang tamu wisatawan. Mereka dari arau Situ Cileunca menuju rute offroad, kemudiam ditengah perjalanan tepatnya dibelokan jalan Sungapan yang menanjak.
"Kejadian sekitar pukul 11 00 WIB, sebelumnya kendaraan melaju seperti biasa namun tiba-tiba mesin mobil mati, kendaraan mundur dan terperosok kedalam jurang sedalam kurang lebih 30 meter. Satu orang meninggal dunia, dan tujuh orang lainnya luka berat," kata Wawan melalui sambungan telepon.
Dikatakan Wawan, mobil offroad tersebut membawa rombongan wisatawan yang hendak berlibur. Korban meninggal dunia bernama Rienda Aulia (22) warga Padalarang Kabupaten Bandung Barat, kemudian korban luka berat bernama Widia (22) juga warga Padalarang. Korban luka berat lainnya adalah Vera (36) warga Rancaekek, Ipah (58) warga Sukajadi Kota Bandung, Roni (31) warga Pangalengan, Yuli (37)warga Dago Bengkok Kota Bandung, Didin (60) warga Kota Bandung dan Agus Supriatna (50) warga Sukajadi Kota Bandung. Semua korban belakangan diketahui karyawan PT Biofarma dan keluarganya.
“Sebelum dibawa ke rumah duka, korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit KPBS Pangalengan. Sedangkan korban lainnya yang mengalami luka berat dibawa ke RS Al Ihsan Baleendah dan RS Halmahera Kota Bandung,” ujar Wawan.(rd dani r nugraha)
Editor : inilahkoran


