Soroti Jabatan Kadis PUPR, Aktivis Minta Bupati Cirebon Jangan Salah Pilih

Semakin dekatnya rotasi mutasi di Pemkab Cirebon, membuat situasi semakin memanas. Sejumlah aktivis Cirebon menilai proses rotasi mutasi semakin tidak transparan. Salah satunya terkait gonjang-ganjing penempatan Kadis PUTR Kabupaten Cirebon yang dinilai akan ditempati orang yang bermasalah.

Soroti Jabatan Kadis PUPR, Aktivis Minta Bupati Cirebon Jangan Salah Pilih
"Bupati Cirebon jangan sampai salah menempatkan Kadis PUTR. Kadis yang Ā bermasalah, ya jangan dipertahankan. Cari orang yang tidak punya masalah, apalagi orang yang tengah dalam bidikan APH," kata aktivis Cirebon Ivan Maulana kepada wartawan, Senin 20 Februari 2023. (maman suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Semakin dekatnya rotasi mutasi di Pemkab Cirebon, membuat situasi semakin memanas. Sejumlah aktivis Cirebon menilai proses rotasi mutasi semakin tidak transparan. Salah satunya terkait gonjang-ganjing penempatan Kadis PUTR Kabupaten Cirebon yang dinilai akan ditempati orang yang bermasalah.

"Bupati Cirebon jangan sampai salah menempatkan Kadis PUTR. Kadis yang  bermasalah, ya jangan dipertahankan. Cari orang yang tidak punya masalah, apalagi orang yang tengah dalam bidikan APH," kata aktivis Cirebon Ivan Maulana kepada wartawan, Senin 20 Februari 2023.

Menurutnya, kenapa posisi Kadis PUTR menjadi sorotan karena selama ini semua mata tertuju kepada kinerja PUTR Kabupaten Cirebon. Banyaknya jalan rusak sampai seringnya kasus PUTR dilaporkan ke APH, menjadi salah satu catatan tersendiri. Untuk itu, dirinya meminta Bupati Imron memilih secara matang orang yang cocok.

"Jangan karena faktor kedekatan, jangan karena faktor lainnya, bupati kembali menempatkan atau memilih Kadis PUTR yang bermasalah. Nanti Imron sendiri yang akan rugi karena visi misi nya akan tidak sesuai target," terangnya.

Selain itu, Ivan menilai semakin tidak transfarannya proses rotasi mutasi disemua OPD, tidak terlepas dari ketidak tegasan Bupati Cirebon Imron selama ini. Imron dinilai terlalu melepas dan memberikan kebebasan kepada Kepala BKPSDM Hendra Nirmala. Alhasil, kuat dugaan plot mutasi rotasi saat ini didominasi  kekuasaan Hendra sebagai Kepala BKPSDM.

"Saya lihat yang paling dominan dalam plot rotasi mutasi saat ini adalah Hendra Nirmala. Ini bukan rahasia umum lagi. Dan ini bupati pasti tahu tapi kenapa dibiarkan," ungkapnya.

Ivan juga menyayangkan sikap Sekda Kabupaten Cirebon, Hilmi Rivai yang seolah diam dan tidak berdaya. Harusnya sebagai Sekda, Hilmi mampu memberikan pengaruhnya dan jangan justru tidak berdaya dengan kekuasaan Hendra Nirmala. 

"Disinilah harusnya peran Sekda diperlihatkan. Kalau yang saya lihat, pengaruh Hendra Nirmala sangat kuat karena hampir semua ASN pro ke dia. Baperjakat seolah tidak berdaya dengan pengaruh Hendra," paparnya.

Ivan meminta, Bupati segera turun tangan dan membenahi semua persoalan yang  tengah terjadi saat ini. Ini supaya, wibawa bupati segera bisa pulih dan kepercayaan publik juga terjaga. Apalagi, saat ini adalah tahun tahun politik yang situasinya semakin memanas.

Sementara itu, ketika dihubungi melalui ponselnya Kepala BKPSDM Hendra Nirmala menolak tudingan yang menyebutkan dirinya yang dominan melakukan plot rotasi mutasi. 

Dia beralasan, apa asumsinya orang menuding masalah tersebut. Toh, kata Hendra, dia bukan bupati yang mempunyai kewenangan penuh.

"Apa alasannya orang menuduh saya mempunyai kekuasaan penuh dalam rotasi mutasi. Saya kan bukan bupati. Lagi pula, kenapa asumsi-asumsi seperti itu anda konfirmasi," elaknya.*** (maman suharman)


Editor : Doni Ramdhani