Pertahankan WTP Tahun Ini, Pemda KBB Pastikan OPD Telah Serahkan Laporan Pertanggungjawaban
Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal berupaya untuk mempertahankan raihan penilaian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal berupaya untuk mempertahankan raihan penilaian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).
Sebelumnya, pada 2022 lalu Pemda KBB untuk kali kedua kembali mendapatkan penilaian predikat WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Menyiasati hal itu, Inspektorat KBB melakukan pendampingan terhadap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemda KBB.
"Kami pastikan para OPD telah menyerahkan dokumen pertanggungjawaban keuangan tahun 2022. Sebab, selama ini BPK meminta dokumen-dokumen pertanggungjawaban atas laporan keuangan terhadap perangkat daerah,” kata Kepala Inspektorat KBB Yadi Azhar, Senin 20 Februari 2023.
Ia mengaku, pihaknya sejauh ini tidak mendapatkan hambatan terkait dokumen laporan keuangan setiap perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung Barat lantaran semua OPD telah menyerahkan seluruh dokumen tersebut.
“Artinya, belum ada kendala berkaitan dengan dokumen yang diminta oleh BPK dan Alhamdulillah OPD sudah menyampaikan seluruh dokumen yang diminta oleh BPK, Nah itu sudah terkumpul di BPK maupun di kami,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BPK sendiri bakal melakukan dua kali pemeriksaan LKPD 2022 KBB, yakni pemeriksaan permulaan dan terinci yang telah dilaksanakan sejak awal Februari 2023 lalu hingga awal Maret 2023 mendatang.
“Pemeriksaan yang dilakukan BPK itu dilakukan dua kali, pertama pemeriksaan permulaan kemudian nanti akan melakukan pemeriksaan terinci," jelasnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan terinci itu nanti setelah KBB dalam hal ini BKAD akan menyerahkan LKPD lengkap ke BPK yang agendanya akan disampaikan nanti sekitar awal Maret ke BPK.
“Nantinya itu akan disampaikan langsung oleh pa bupati (Hengki Kurniawan) InshaAllah kepada BPK sekitar awal Maret. Setelah itu BPK akan turun lagi pemeriksaan yang kedua yaitu pemeriksaan terperinci LKPD KBB tahun 2022,” jelasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


